SANGKURIANG Dusun Teguhan: Prakarsa Mahasiswa KKN UNS dalam Merespons Problem Belajar Anak-Anak Selama Pandemi

LPMMOTIVASI.COM- Pandemi yang mengharuskan masyarakat melakukan penyesuaian dalam setiap kegiatan, bekerja, sekolah, hingga bersosial. Meskipun diberlakukan PPKM Jawa-Bali, Universitas Sebelas Maret Surakarta tetap melaksanakan KKN Tematik sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sekitar 3.500 mahasiswa diterjunkan dalam program KKN tahun 2021 yang pada tahun ini dengan tema besar Membangun Desa. Bergerak dari permasalahan yang hadir, kelompok KKN 358 UNS berinisiatif membantu anak-anak dusun Teguhan Lor 07/03, Kecamatan Sragen Wetan Kabupaten Sragen dalam pembelajaran daring dengan melalukan pendampingan belajar. Sebagian besar anak-anak masih berjenjang sekolah dasar dengan beragam permasalahan yang mereka alami. Banyak anak-anak yang kurang mendapat perhatian selama pembelajaran daring.

Kelompok KKN 358 UNS dengan Drajat Tri Kartono sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), memiliki 4 progam kerja unggulan yang diharapkan dapat membantu anak-anak dusun Teguhan belajar daring, diantaranya SANGKURIANG (Sanggar Belajar Anak Cerdas dan Cemerlang) yang berupa kegiatan bimbingan belajar. Warga dusun Teguhan pun menyambut baik kegiatan tersebut, dibuktikan dengan jumlah anak-anak yang menjadi peserta cukup banyak. Sekitar 30 orang anak ikut dalam bimbingan belajar, dan kegiatan tersebut mendapat fasilitas dari warga dengan menyediakan halaman rumahnya sebagai tempat bimbingan belajar. Progam lain dari kelompok KKN 358 UNS yaitu Little Free Library yang berupa perpustakaan mini untuk meningkatkan minat literasi masyarakat dusun Teguhan dengan beragam buku yang tersedia, mulai dari buku pengetahuan hingga buku cerita. Kelompok KKN 358 UNS sejak awal menggandeng warga dan karang taruna demi keberlanjutan progam-progam kerja agar tercapai aspek sustainability setelah kegiatan KKN berlangsung. Selain itu ada progam kelas praktik sebagai sarana siswa untuk berkarya dengan melukis pot yang digunakan untuk penanaman tanaman, lalu ada kegiatan Kompak Merdeka! (Kompetisi Menulis Karya, Menyambut Delegasi Emas Kita) merupakan serangkaian perlombaan menulis karya tulis, puisi, cerpen, dan lomba-lomba khas tujuh belasan untuk memeriahkan HUT RI ke-76.

Kelas praktik melukis POT dengan siswa Sangkuriang

Selain kegiatan tersebut kelompok KKN 358 UNS mengadakan progam kerja penunjang untuk warga agar tetap produktif dalam kegiatan bermasyarakat selama pandemi, antara lain PALING (Pelatihan Fasilitas Belajar Daring) dengan rangkaian pelatihan menggunakan fasilitas belajar daring, seperti Zoom, Google Meet, dan Google Classroom, DUA LITER (Edukasi Kebiasaan Baru Melalui Poster dan Banner) untuk selalu menerapkan prokes dengan produk Healthy Lifestyle Education yang berupa video senam dan anjuran melakukan prokes untuk orang tua dan anak-anak. Kelompok KKN 358 juga membantu pemasaran UMKM dusun Teguhan dengan Pengembangan Digital Marketing UMKM melalui TelorMart (Teguhan Lor Mart) pemasaran TelorMart ini dilakukan dengan memanfaatkan platform Facebook, Instagram, Google Maps, dan website yang sedang dalam pengembangan, diharapkan dengan TelorMart dapat menaikan penjualan UMKM dusun Teguhan dengan produk khasnya yaitu tahu.

Setelah kurang lebih sebulan melaksanakan kegiatan KKN, pada tanggal 29 Agustus 2021 kelompok KKN 358 UNS melakukan perpisahan dan pamitan dengan warga dan anak-anak dusun Teguhan. Acara tersebut berlangsung haru dengan tangisan anak-anak melepas para mahasiswa kelompok KKN. Pada esoknya tanggal 30 Agustus 2021 kelompok KKN 358 UNS melaksanakan penutupan progam KKN di kantor kelurahan.

Penutupan dengan warga Dusun Teguhan Lor

Yonanto, Lurah Sragen Wetan dalam kegiatan perpisahan tersebut berpesan, untuk tetap optimis dalam menghadapi kondisi sosial yang sebenarnya terjadi di masyarakat dan berterima kasih atas dedikasi mahasiswa kelompok KKN 358 UNS dalam melaksanakan progam kerja membantu warganya yang kesulitan dengan pembelajaran daring. “Terkait dengan bimbel saya ingin matur nuwun sekali kalau bisa lebih lama, karena saudara-saudara kita itu sangat kesulitan dengan pembelajaran daring,” ujar Yonanto.

Menutup acara perpisahan tersebut, Auliya selaku koordinator kelompok KKN 358 UNS berterima kasih atas respons dan sambutan hangat warga dalam menyambut dan membantu serangkaian program kerja yang telah dilaksanakan. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas respons dan antusias warga menyambut hangat kehadiran kami Sdalam melaksanakan progam-progam kerja kelompok kami,” tutur Auliya.

Perpisahan dengan Lurah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *