Mulai Gelar PTM, Bagaimana Kesiapan UNS?

Fakultas-fakultas di Universitas  Sebelas Maret (UNS) khususnya Fakultas Keolahragaan (FKOR) melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan berbagai persyaratan.

Pasca persetujuan dari Walikota Solo, Rektor UNS mengeluarkan Surat Edaran (SE) Perkuliahan Tatap Muka (PTM) yang berisi berbagai persyaratan dan juga kewajiban yang harus dipenuhi mahasiswa. PTM ini mulai dilakukan di beberapa fakultas seperti Fakultas Hukum (FH), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dan Fakultas Keolahragaan (FKOR).

PTM di FKOR yang notabene menggelar pembelajaran dengan cara praktek di lapangan terbilang cukup baik dalam pelaksanaannya. Rony Syaifullah, Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaaan FKOR mengatakan bahwa antusiasme mahasiswa untuk mengikuti PTM sangat luar biasa. Para mahasiswa merindukan suasana praktek yang menjadi kegiatan unggulan di FKOR. Beliau juga menjelaskan bahwa pelaksanaan PTM tetap memperhatikan persyaratan atau prokes yang telah diterapkan seperti domisili yang dibatasi hanya wilayah Solo raya saja, kewajiban vaksin minimal dosis pertama, dan tentunya izin dari orang tua. Penerapan prokes yang ketat dan juga pembatasan kuota ketika pelaksanaan PTM di FKOR juga tidak menimbulkan kluster baru kasus Covid -19.

“Alhamdulillah, sampai sejauh ini tidak ada mahasiswa yang terpapar Covid-19, kita berharap dengan mata kuliah praktek ini para mahasiswa FKOR dapat meningatkan imun dan juga kebugaran jasmani” Jelas Rony saat diwawancarai melalui pesan suara Whatsapp.

Namun, keberjalanan PTM di FKOR ini juga memiliki kendala seperti kurangnya operator untuk mengurus pembelajaran karena pertemuannya bersifat hybrid (luring dan daring). Maka dari itu, beliau berharap bahwa kedepannya ada beberapa tim teknis yang dapat membantu pembelajaran daring dan luring agar capaian pembelajarannya bisa maksimal. Selain itu, tanggapan dari mahasiswa FKOR sendiri tekait pelaksanaan PTM juga cukup baik.

Bina Kusuma Wisnu Wardhana, mahasiswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan mengatakan bahwa ia sangat senang ketika PTM berlangsung meski pelaksanannya masih bertahap dan hanya masuk sebanyak tiga kali dalam seminggu.

“Keinginan saya kedepannya yaitu ingin mengikuti perkuliahan seperti tahun-tahun sebelumnya karena ingin lebih dekat dengan teman-teman yang lain” Jelas Bina saat diwawancarai melalui pesan Whatsapp.

Al Gazza Giri Parako sebagai mahasiswa FKOR mengharapkan PTM segera dilakukan secara tetap sehingga mahasiswa diluar solo raya bisa mengikuti PTM.

 “Kedepan nya saya berharap ptm ini bisa berlangsung lama meskipun dilaksanakan nya secara bertahap. Karena ketika daring bagi saya ilmu yang sampai itu kurang, apalagi kami mahasiswa fkor yang dituntut untuk bisa praktek semua cabang olahraga” Jelas Gazza saat diwawancarai melalui pesan Whatsapp.

Berbeda dengan mahasiswa FKOR yang menginginkan PTM segera dilaksanakan karena adanya tuntutan praktek. Salsabila Noor Assyfa sebagai mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia yang mengikuti Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) khususnya untuk Program Kampus Mengajar, mengatakan bahwa adanya kekhawatiran terhadap beberapa aturan atau sistem yang tidak memungkinkan PTM dilaksanakan jika masih dalam mengikuti program kampus mengajar.

“Sebagai mahasiswa kampus mengajar dari saya pribadi kalau harus kuliah PTM kayaknya belum siap karena ada masalah di rekognisi,” Jelas Salsa saat diwawancarai melalui pesan Whatsapp.

Cindy Laila Indahsari sebagai mahasiswa program kampus merdeka yang mengikuti program kampus mengajar juga mengatakan bahwa belum siap untuk mengikuti ptm.

 “belum siap mengikuti ptm untuk yang sedang mengikuti program kampus merdeka karena ditempatkan di daerah solo yang plosok jadi kesulitan koordinasinya antara kampus mengajar dengan kuliah ptm sedangkan kegiatan kampus mengajarnya itu dilakukan setiap hari jadi kalau untuk ptm kuliah masih belum siap” Jelas Cindy saat diwawancarai melalui pesan Whatsapp.

Indah_

Afra_

Sumber gambar: uns.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *