Mahasiswa Pendidikan Kimia UNS Mengaplikasikan Ilmu Perkuliahan Pada Program Kampus Mengajar

Kampus Mengajar adalah bagian dari program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan.

Salah satu mahasiswa Pendidikan Kimia UNS Angkatan 2019, Wieke Helma Anjelina mengikuti kegiatan Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022 di SD Negeri 2 Semangkak.

Kegiatan yang dilakukan selama Kampus Mengajar antara lain membantu meningkatkan literasi dan numerasi, membantu adaptasi teknologi, mendukung kepala sekolah dalam bidang administrasi dan manajerial sekolah, aktualisasi bidang ilmu, dan duta edukasi perubahan perilaku pasca pandemi.

Kegiatan aktualisasi bidang ilmu dilakukannya dengan mengajarkan cara pembuatan sabun cuci tangan pada hari Rabu (13/04/2022) kepada peserta didik dan pada hari Sabtu (18/06/2022) kepada orang tua/wali murid.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi cara mencuci tangan yang baik dan benar mulai dari membasahi kedua tangan, menggosok kedua tangan, punggung tangan, sela-sela jari, ujung jari, ibu jari, dan terakhir ujung jari lalu membilas sampai bersih. Selanjutnya dilakukan kegiatan pembuatan sabun cuci tangan bersama-sama dan terakhir mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan.

Dalam keberlangsungan kegiatan pembuatan sabun cuci tangan ini, peserta didik sangat antusias dalam mendengarkan cara mencuci tangan, membuat sabun, sampai praktik mencuci tangan. Orang tua/wali murid juga sangat antusias sampai ada yang bertanya tempat membeli bahan untuk membuat sabun tersebut dan ingin membuat sendiri.

Kegiatan lainnya adalah sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada hari Selasa (24/05/2022) yaitu ajakan untuk melakukan berbagai indikator perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah seperti mencuci tangan dengan sabun, mengonsumsi jajanan sehat, menggunakan jamban yang bersih, berolahraga teratur, memberantas jentik nyamuk, tidak merokok, menimbang berat dan mengukur tinggi badan, serta membuang sampah ke tempatnya.

Kegiatan aktualisasi keilmuan ini diharapkan dapat membuat warga sekolah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat khusunya kebiasaan mencuci tangan baik sesudah dan sebelum makan, bermain, dan melakukan aktivitas lainnya.

Kegiatan mencuci tangan juga diajarkan supaya terhindar kuman dan virus, khususnya di masa pasca pandemi Covid-19 ini diharapkan tetap selalu menjaga kebiasaan mencuci tangan dengan sabun.

Wieke Helma_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.