Kovalen Care IX : Mengabdi dengan Aksi, Bergerak dengan Hati

Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP)  Pendidikan Kimia FKIP UNS mengadakan aksi bakti sosial di Klaten, Jawa Tengah sebagai acara rutin tahunan yang bertajuk Kovalen Care.

Kovalen Care adalah serangkaian acara yang diadakan oleh HMP Kimia Kovalen untuk mengabdi kepada masyarakat. Acara yang diadakan pada hari Sabtu, 12 Juni 2021 kemarin bertempat di Desa Mrisen, Juwiring, Klaten, Jawa Tengah. Program kerja yang sudah berjalan sampai tahun ke-IX ini mempunyai sejumlah agenda, yakni bakti sosial, sosialisasi gerakan masyarakat bebas sampah, lomba TPA online, serta pembagian sembako dan pakaian gratis kepada masyarakat desa Mrisen. Acara ini juga dihadiri oleh perangkat desa Mrisen dan juga sambutan online dari Kepala Prodi Pendidikan Kimia FKIP UNS, Sri Mulyani. Setyawan Hayu, selaku Ketua HMP Kimia Kovalen menjelaskan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara acara tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya, hanya saja lebih ke perbedaan teknis seperti pembatasan warga yang hadir, penerapan protokol kesehatan, dan lain-lain karena mengingat situasi dan kondisi yang sedang pandemi Covid-19.

Nyatanya, pandemi Covid-19 ini menjadi salah satu kendala pelaksanaan kegiatan Kovalen Care karena tidak semua pengurus HMP Kimia Kovalen bisa turut berkontribusi dan juga terjun langsung ke lokasi, hanya pengurus yang berdomisili di Soloraya saja yang bisa terlibat dalam acara tahunan ini. Meski begitu, Setyawan Hayu mengatakan bahwa teman-teman pengurus yang berada di rumah masing-masing dan tidak bisa terlibat di acara ini juga melakukan kegiatan sosial di daerahnya sendiri. Selaras dengan penjelasan Ketua HMP, Ardhi selaku ketua pelaksana dari acara Kovalen Care IX ini menjelaskan bahwa kendala dalam acara ini adalah untuk mengumpulkan warga yang mau berpartisipasi dalam acara ini.

 “Selain itu, kami juga sedikit kesulitan berkoordinasi dengan teman-teman panitia yang lain yang tidak terlibat secara langsung dan harus berdiskusi secara daring,” jelas Ardhi.

Acara yang diawali dengan sosialisasi gerakan masyarakat bebas sampah ini bertujuan untuk memupuk jiwa sosial  dan juga kepedulian terhadap warga desa yang membutuhkan bantuan serta melatih para pengurus untuk mampu bersosialisasi dengan masyarakat sekitar. Ardhi menjelaskan bahwa pengurus HMP memilih desa Mrisen ini karena mempertimbangkan beberapa hal, diantaranya adalah letak desanya yang tidak terlalu jauh dan masih berada di wilayah Soloraya, serta melihat bahwa masih banyak warga di desa ini yang kondisi perekonomiannya kurang mampu. Setyawan Hayu juga menambahkan bahwa ada sekitar 50 paket sembako dan juga pakaian gratis yang dibagikan pada acara ini.

 “Kami menghadirkan para warga disini berdasarkan hasil data desa mengenai warga yang layak diberi bantuan, selain itu kami juga mendahulukan para lansia yang ada di sini” jelas Ardhi.  

Ketua HMP Kimia Kovalen berharap dengan adanya acara ini dapat menumbuhkan jiwa sosial pengurus dan bisa diterapkan di dalam kehidupan para pengurus serta berharap acara ini bisa terus berkembang agar lebih membantu banyak orang. Respon dari warga setempat pun terbilang positif. Guntur Wibowo, selaku warga setempat mengaku bahwa acara yang diadakan oleh teman-teman mahasiswa UNS merupakan acara yang positif dan sedikit membantu warga setempat.

 “Penyampaian sosialisasi tentang sampah saya kira sudah bisa diterima oleh masyarakat yang hadir,” ujar Guntur.

Selaras dengan penyampaian Sulyawan, salah satu warga setempat juga “saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa UNS”.

 Sulyawan juga mengaku acara pembagian sembako dan juga baju bekas sangatlah membantu warga setempat. Guntur dan Sulyawan memiliki harapan yang sama, yaitu semoga tidak hanya melakukan sosialisasi saja, akan tetapi juga melakukan tindakan yang berkelanjutan untuk warga setempat.

Indah_

Adib_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *