Dies Natalis ke-46 UNS, Jokowi: UNS Sudah Menjadi Kapal Induk

Sidang Terbuka Senat Akademik Dies Natalis ke-46 Universitas Sebelas Maret (UNS) dilaksanakan pada Jumat (11/3) secara hybrid dan dibuka oleh Adi Sulistiyono selaku Ketua Senat Akademik Universitas Sebelas Maret (UNS).

Penyampaian laporan tahunan oleh Jamal Wiwoho selaku rektor UNS menjadi awal berlangsungnya acara ini. Jamal mengungkapkan bahwa UNS berperan aktif dalam mengatasi kondisi ekonomi akibat pandemi Covid-19. “Untuk membangun pemulihan ekonomi, UNS secara aktif berkolaborasi dengan Solo Technopark untuk membangun ruang pendidikan terapan dan mempersiapkan UMKM untuk onboarding bisnisnya secara langsung,” ungkap Jamal. 

Hal tersebut sesuai dengan tema Dies Natalis ke-46 UNS yaitu komitmen untuk peduli terhadap nasib dan masa depan UMKM. Komitmen tersebut disimbolkan dengan dibukanya gerbang ketiga kampus yang berhadapan langsung dengan Solo Technopark.

Jamal menyebutkan bahwa dari tahun 2020 hingga 2022, UNS bekerja keras untuk melakukan penyesuaian norma, organisasi dan SDM sekaligus bersaing dan bersanding menuju World Class University. Dibuktikan dengan pada awal tahun 2022, Time Higher Education menobatkan UNS sebagai universitas kelas dunia dalam Young University Ranking.

Pada acara ini terdapat penganugerahan UNS Award 2022 Parasamsya Anugraha Dharma Bhakti Upa Bhaksana yang dianugerahkan kepada Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan karena kontribusinya dalam kebijakan fiskal dalam penanganan pandemi Covid-19.

Kemudian dilanjutkan orasi ilmiah oleh Sri Mulyani Indrawati, yang membahas kondisi ekonomi dan keuangan baik nasional maupun global akibat Covid-19.

“Semua negara menghadapi tantangan besar melawan Covid-19 yang mengancam kesehatan dan keselamatan rakyat, lalu tantangan sosial dan kesejahteraan rakyat serta aktivitas ekonomi dan keuangan,” ucapnya.

Salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam menghadapi pandemi yaitu dengan meluncurkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). “Sebuah program komprehensif antara kementerian lembaga namun terkoordinasi secara terpusat untuk menangani krisis kesehatan dan ekonomi,” ujar Sri Mulyani. 

“UNS harus mampu menjadi Kawah Candradimuka, menyiapkan mereka yang akan bertarung dan berjuang untuk menjaga dan membangun Indonesia menjadi lebih baik, lebih adil, lebih maju, dan bermartabat,” ucapnya sebagai harapan untuk UNS.

Acara kemudian dilanjut dengan pidato arahan dari Joko Widodo selaku Presiden RI. Dalam pidatonya, Jokowi membahas terjadinya transformasi besar-besaran. “Semua menjadi sulit diprediksi , hal-hal yang dulu tidak kita perkirakan semua menjadi muncul,” ucapnya.

Indonesia sedang melakukan transformasi besar pada bidang ekonomi dan pendidikan. Sehingga diperlukan SDM yang unggul. “Yang harus kita siapkan adalah SDM, pengembangan SDM harus berubah sehingga nantinya dapat muncul SDM yang unggul,” ujar Jokowi. “UNS sudah menjadi kapal induk, sehingga harus berhati-hati dalam melakukan perubahan untuk menyiapkan SDM Indonesia,” tambahnya.

“Dengan terus berinovasi dan bertransformasi, saya yakin UNS akan semakin sukses mengemban mandatnya berkontribusi untuk Indonesia maju yang kita cita-citakan,” ungkap Jokowi.

Acara dilanjutkan dengan peresmian Gedung UNS Tower “Ki Hajar Dewantara” oleh Joko Widodo didampingi oleh jajaran Rektor UNS. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Joko Widodo di halaman depan Tower UNS.

Kezia_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.