USAI

Gemuruh halilintar menghiasi langit malam

Aku menunggang kuda besi membelah persawahan

Semilir angin menghunus kulit berbalut benang rajutan

Bagai anak busur panahan

Di perjalanan pulang aku mengingat

Bagaimana luka yang kau beri sangat menyengat

Hatiku teriris jiwaku tersayat

Memang sepertinya kau ini lelaki bejat

Kau tumpahkan kasih sayang

Pada gadis yang tak pernah disayang

Kau banjiri perhatian

Pada gadis yang tak pedulian

Lelakiku,

Spesial sekali aku memanggilmu begitu

Kau fikir pantaskah aku memanggilmu begitu?

Kau fikir siapakah engkau hingga aku memanggilmu begitu?

Ya, memang aku suka memanggilmu begitu

Lelakiku, sekali lagi aku memanggilmu

Pada akhirnya aku kau buang

Pada akhirnya aku kau sia-siakan

Pada akhirnya aku tak kau butuhkan

Kau,

Entah ini salah siapa

Aku yang terlalu tidak pedulian

Atau engkau yang memang sudah lelah berjuang

Cerita kita sampai di sini

Usai dan berakhir

Irna_

Sumber foto: google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *