Taman Balekambang, Sebagai Wisata Botani, Seni Budaya, Rekreasi, dan Edukasi.

Keberadaan Hutan Kota yang dijadikan wisata keluarga, menyajikan berbagai pepohonan asri, taman air, dan juga beberapa hewan yang bergerak bebas didalam kawasan ini.

Untuk masuk kedalam taman, dapat melalui pintu belakang. Dimasa pandemi untuk masuk ke dalam taman tidak perlu membayar tiket, namun pengunjung diwajibkan untuk menunjukan bahwa mereka sudah mendapatkan vaksin sebanyak dua dosis.

Setelah masuk dari pintu belakang, pengunjung disambut dengan tulisan “Taman Balekambang” yang elok dan menarik perhatian.

Ketika berjalan-jalan, pengunjung dapat melihat dan berinteraksi dengan hewan-hewan yang berkeliaran bebas didalam taman, seperti rusa, angsa, dan juga kalkun.

Taman Balekambang terbagi menjadi dua area, area yang pertama adalah Partini Tuin yang berarti Taman Air Partini, di area ini terdapat taman air yang tersedia perahu yang digunakan untuk bermain diatar air, dan ditengah-tengah kolam terdapat patung dari GRAy Partini Husein Djayadiningrat.

Area kedua yaitu Partinah Bosch, yang artinya Hutan Kota Partinah. Diarea ini juga terdapat patung dari GRAy Partinah Sukanta. Di area hutan kota terdapat pepohonan langka yang besar dan tinggi, mulai dari kenari, beringin putih, beringin sungsang, dan apel coklat, sehingga tempat ini dapat menjadi paru-paru kota.

Patung yang dibagung dikedua are tersebut merupakan patung dari kedua putri KGPA Mangkunegara VII.

Diarea lainya terdapat taman bermain, yang didalamnya disediakan berbagai wahana-wahana bermain bagi anak-anak yang berkunjung, supaya anak-anak tidak bosan. Disamping itu juga terdapat area outbond yang cukup luas.

Taman Balekambang juga dijadikan sebagai pusat kesenian, yang didalamnya terdapat tempat bernama Museum Kesenian. Ditempat ini disuguhkan pertunjukan seni, atraksi-atraksi wisata budaya khas Kota Surakarta, sehingga dapat dijadikan sebagai wisata edukasi bagi para pengunjung.

Rahma_

Natan_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.