Staf Khusus dari Generasi Milenial yang Menarik Perhatian

Akhir–akhir ini ramai diperbincangkan tentang staff khusus kepresidenan. Hal ini menarik perhatian masyarakat umum karena Presiden Joko Widodo menunjuk 7 staf khusus baru dari kalangan milenial. Mereka adalah Putri Indahsari Tanjung, Adamas Belva Syah Devara, Ayu Kartika Dewi, Angkie Yudistia, Gracia Billy Yosaphat Membrasar, Andi Taufan Garuda Putra, dan Aminudin Ma’ruf. Ketujuh staf khusus yang baru ini diperkenalkan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (21/11/2019). Dengan penambahan 7 anak muda ini, Presiden Jokowi kini memiliki 13 orang staf khusus. Enam orang lainnya berasal dari berbagai kalangan, di antaranya politisi dan mantan aktivis. Tugas staf khusus presiden diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2012 tentang utusan Khusus Presiden, Staf Khusus Presiden, dan Staf Khusus Wakil Presiden. Mengacu pada peraturan tersebut, berikut tugas staf khusus presiden: Pasal 18 ayat (1) menyebutkan, Staf Khusus Presiden melaksanakan tugas tertentu yang diberikan Presiden di luar tugas yang sudah dicakup dalam susunan organisasi kementerian dan instansi pemerintah lainnya. Pasal 18 ayat (2) berbunyi, Staf Khusus Presiden sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dari paling banyak 15 (lima belas) Staf Khusus Presiden. Pasal 18 ayat (3) mengatakan, Staf Khusus Presiden sebagaimana dimaksud pada ayat (2) termasuk Sekretaris Pribadi Presiden. Sementara itu, Pasal 28 ayat 1 merinci hal-hal untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas Staf Khusus Presiden, meliputi: a. Setiap Staf Khusus Presiden dibantu oleh paling banyak 5 (lima) asisten; b. Sekretaris Pribadi Presiden dapat dibantu oleh Wakil Sekretaris Pribadi Presiden; dan c. Khusus Sekretaris Pribadi Presiden, 2 (dua) asisten diantaranya diperbantukan kepada Ibu Negara. Pasal 28 ayat (2) menyebutkan, asisten seperti dimaksud pada ayat (1) terdiri dari paling banyak 2 (dua) pembantu asisten. Adapun, Pasal 28 ayat (3) menyebutkan, pembantu asisten sebagaiamana dimaksud pada ayat (2) didukung staf yang diperbantukan dari Sekretariat Kabinet dan/atau Kementerian Sekretaris Negara. Baca juga: Daftar 13 Staf Khusus Presiden, dari Milenial, Politisi hingga Aktivis Infografik: Alokasi Formasi CPNS 2019.

 

Menyikapi Staf khusus Presiden

Dengan adanya staf khusus dari kalangan milenial yang terdiri dari berbagai rentang usia, diharapkan dapat membantu tugas tertentu yang diberikan Presiden di luar tugas yang sudah dicakup dalam susunan organisasi kementerian dan instansi pemerintah lainnya. Selain itu, diharapkan pula dapat mengembangkan inovasi diberbagai bidang. Sebagai kaum millenial tentu harus bisa mengembangkan suatu karya yang sesuai dengan perkembangan zaman. Dapat menjadi teladan bagi anak muda dan menjadi jembatan penghubung anak muda dan tentunya presiden.

Yang menarik perhatian saya adalah Putri Indahsari Tanjung yaitu CEO dan Founder Creativepreneur. Putri Tanjung baru berusia 23 tahun. Perempuan berparas cantik kelahiran 22 september 1996 ini merupakan anak sulung dari dua bersaudara yang lahir dari pasangan Chairul Tanjung dan Anita Tanjung. Ia menjalani kuliah di Academy of Arts, San Francisco, Amerika Serikat. Walaupun di usianya yang lebih muda dari staf yang, ia tetap berharap dengan semangat muda yang ada, segenap staf khusus presiden semakin membawa kekuatan perubahan dan dapat melakukan kinerja yang baik untuk Idonesia di masa depan.

 

 

Imrorul Hidayati

­

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *