Sidang Senat Terbuka: Penyampaian Visi, Misi, dan Program Kerja Bakal Calon Rektor UNS 2019-2023

lpmmotivasi.com- Rabu (06/02/2019) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan Sidang Senat Terbuka mengenai penyampaian visi, misi, dan program kerja bakal calon rektor UNS periode 2019-2023 di Auditorium UNS. Sidang Senat Terbuka ini dihadiri oleh, kemenristekdikti yang diwakili oleh Paulina Panen selaku staf ahli bidang akademik kemenristekdikti, anggota senat, dosen, mahasiswa, dan alumni UNS yang menjadi tamu undangan. Pada pemilihan rektor tahun ini, terdapat lima bakal calon rektor, yaitu Mohammad Furqon Hidayatullah, Muhammad Nizam, Jamal Wiwoho, Sutarno, dan Widodo Muktiyo. Kelima bakal calon rektor ini telah memenuhi kriteria dan ditetapkan lolos dari semua rangkaian kualifikasi oleh Senat Universitas. Dari beberapa nama yang menjadi bakal calon rektor UNS merupakan Wakil Rektor pada periode sebelumnya. Ravik Karsidi selaku rektor UNS periode sebelumnya mengimbau agar tidak ada polarisasi antar pendukung yang membuat UNS terpecah belah.

“Rektor kini bukan lagi jabatan struktural dan eselon tetapi merupakan tugas tambahan sesuai dengan Perpres no.65 tahun 2007, sehingga sebenarnya prinsip yang ingin saya katakan menjadi rektor itu merupakan kepemimpinan kolegial,” ungkap Ravik dalam sambutannya. Ia juga menambahkan bahwa menjadi seorang rektor adalah motivasi pengabdian untuk/kepada UNS. Warga UNS saat ini menghadapi era super smart society atau revolusi industri yang kini tidak lagi 4.0 namun menjadi 5.0, sehingga diharapkan UNS tetap mampu berpijak pada budaya kerja UNS ACTIVE enam budi utama. Sehingga pada pemilihan rektor tahun ini sangat ditekankan pada visi, misi, dan program kerja bakal calon yang merujuk pada UNS PTN BH. Kelima bakal calon menyampaikan visi, misi, dan program kerja mereka satu persatu dalam waktu lima belas menit untuk meyakinkan partisipan yang hadir bahwa masing-masing dari mereka pantas untuk menjadi Rektor UNS yang telah memiliki visi World Class University.

Dalam sesi tanya jawab, pertanyaan perwakilan dari mahasiswa disampaikan oleh Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS, Faith Aqila Silmi. Ia menjelaskan mengenai tujuh prinsip perguruan tinggi yang diharapkan akan menjadi komitmen bagi rektor terpilih nantinya. Tujuh prinsip itu adalah menerapkan biaya kuliah terjangkau, meningkatkan mutu pendidikan dan pengabdian masyarakat di UNS, melakukan transparansi terhadap keuangan dan kebijakan UNS secara terperinci, memberikan sarana dan prasarana kampus yang diakses tanpa biaya dan layak, melibatkan mahasiswa dalam pembuatan dan penetapan serta evaluasi kebijakan, menerapkan kesetaraan dan keadilan bagi seluruh mahasiswa UNS, dan yang terakhir menjamin terciptanya iklim ilmiah yang demokratis di kampus dengan adanya mimbar bebas akademik. “Kami memohon dengan hormat kepada bapak-bapak berlima untuk juga mau untuk membuat pakta integritas yang isinya adalah menjamin, berkomitmen untuk tetap menjaga tujuh prinsip dasar yang menurut kami adalah prinsip perguruan tinggi tadi,” ungkap Faith.

Ravik Karsidi mengatakan bahwa ia tidak dapat menyebutkan siapa nama terkuat yang layak menjadi Rektor UNS selanjutnya karena semua kandidat sama. “Siapapun nantinya yang akan terpilih menjadi Rektor UNS Periode 2019-2023 diharapkan mampu menjadi pemimpin yang bijaksana dan memajukan UNS menjadi lebih baik. Ya harapannya kemajuan UNS semakin baik, semakin maju,” kata Ravik selaku Rektor UNS.

 

Erwinda Rulli

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *