Si Bungsu Selalu Membisu

Ini tentang si bungsu perempuan

Banyak suara berkata

Ia akhir dari harapan

Sampai apa inginnya

Tak pernah di dengarkan

Berjalan di atas bara api

Ia turuti

Menyusuri sungai tak bertepi

Ia lewati

Setiap detik dalam hari

Ia hidup bukan untuk dirinya sendiri

Tangisnya tak lebih nyaring

Dari suara jam dinding

Lukanya tak kasat mata

Tapi sakitnya luar biasa

Ini tentang si bungsu perempuan

Dalam hidupnya hanya tahu ditinggalkan

Langkahnya selalu di arahkan

Sampai ia lupa tentang kebahagiaan

Syahla_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.