Sahid : Kontraktor Tidak Berani Ambil Proyek Javanologi

Lpmmotivasi.com- Pembangunan Javanologi yang mangkrak diakibatkan oleh tidak adanya kontraktor yang berani mengambil proyek tersebut, seperti yang diungkapkan oleh Prof. Sahid Teguh Widodo, S.S., M.Hum., Ph.D, selaku kepala pusat studi Javanologi LPPM UNS, bahwa pembangunan yang mangkrak disebabkan belum ketemunya kontraktor yang pas untuk menangani pembangunan Javanologi. “yang pertama kontraktornya nakal, kontraktornya itu tidak bisa menyelesaikan tepat waktu, akhirnya diputus, dapat lagi tapi udah mepet, tidak ada yang berani karena diberi waktu 100 hari harus jadi”, ujarnya pada Selasa (23/5).

Pembangunan Javanologi yang belum sepenuhnya selesai menimbulkan banyak pertanyaan tentang tujuan utama pembangunan Javanologi. Sahid menjelaskan bahwa pendapa itu merupakan bagian depannya, rencananya dibelakang pendapa akan dibangun gedung untuk pusat pengembangan kebudayaan jawa. “yang pilar-pilar itu akan menjadi gedung utama, yang didalamnya ada tempat untuk teater indoor, ada museum, ada ruang kuliah untuk orang-orang asing maupun orang-orang kita, ruang keterampilan termasuk ruang seminar.”, jelasnya. Serta Museum UNS yang sekarang ada di Perpustakaan Pusat UNS akan dibangunkan gedung sendiri disekitar Javanologi.

Untuk kegunaan pendapa saat ini beliau mengatakan bahwa pendapa boleh dipakai oleh mahasiswa tetapi dengan catatan adalah kegiatan yang memiliki relasi dengan pengembangan budaya. Sedangkan untuk alur peminjaman sendiri melalui LPPM. “lewat LPPM, disana ada mas ardi dan mbak destria, yang ingin mengajukan harus dari jauh-jauh hari, jangan mendesak karena yang pinjam banyak”, ungkapnya.

Rohmat Wisnugroho

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *