Resensi Film : The Intern

Judul Film : The Intern

Sutradara : Nancy Meyers

Produser : Nancy Meyers

Penulis : Nancy Meyers

Pemain Film : Anne Hathaway, Robert DeNiro, Renne Russo, Anders Holm, Adam DeVine,  Zack Pearlman, Jojo Kushner, Christina Scherer, Nat Wolff, Linda Lavin, Celia Weston, dan Jason Oerley.

Produksi : RatPac-Dune Entertainment, Waverly Films

Tanggal Rilis : 25 September 2015

Film The Intern merupakan film yang bergenre drama komedi yang banyak menceritakan mengenai pekerjaan atau karir. Film ini diperankan oleh Jules Ostin (Anne Hathaway) yang merupakan seorang wanita muda yang sukses dalam membangun karirnya di perusahaan startup fashion miliknya. Ia adalah individu pekerja keras dan energik terhadap pekerjaannya dan bertanggung jawab terhadap keluarganya. Suatu ketika perusahaannya membuka lowongan magang senior pertama kalinya untuk orang tua yang sudah berusia lanjut.

Ben Whittaker (Robert DeNiro) adalah seorang pensiunan dari perusahaan buku telepon. Dahulu ia merupakan orang yang pekerja keras dan ambisius dalam dunia pekerjaan. Namun semenjak istrinya meninggal dunia lalu anak, menantu, beserta cucunya tinggal di kota yang berbeda dengannya, saat itulah Ben tak lagi bekerja dan hidup seorang diri. Ia merasa hidupnya yang ramai kini terasa sangat sunyi. Di saat ia sedang berjalan di luar tiba- tiba ia melihat selebaran mengenai lowongan pekerjaan yang cocok untuk usianya yaitu 70 tahun atau magang senior di sebuah perusahaan startup fashion.

Akhirnya, Ben memutuskan untuk mendaftarkan dirinya dengan beberapa persyaratan yang harus dilakukan yaitu dengan membuat video dan mengunggahnya. Ternyata video lamaran magang yang dibuat olehnya disukai, hingga akhirnya ia diterima sebagai pekerja magang di perusahaan startup fasion tersebut. Pada hari pertama masuk kerja, ia mulai menyesuaikan diri dengan tempat kerjanya dan belajar mengenai perkembangan teknologi karena perusahaan fashion ini bergerak di bidang bisnis online.

Saat pertemuan pertama Jules Ostin dengan Ben dan magang senior lainnya, Jules meragukan kemampuan mereka sehingga mereka hanya dipandang sebelah mata dan tidak diperhatikan. Saat pembagian posisi tugas pekerjaan, Ben mendapakan posisi menjadi asisten Jules Ostin. Ia bekerja hanya saat Jules membutuhkan bantuannya. Tetapi, Jules tidak kunjung memanggilnya untuk meminta bantuan dan mempekerjakannya. Ben yang memiliki karakter bijak dan penyabar, tetap bekerja secara rajin dan membuktikan prestasinya yang bagus kepada Jules hingga suatu ketika ia menjadi dekat dengan Jules. Hal ini terjadi karena Ben selalu perhatian dan hadir dalam masalah pekerjaan yang dihadapi ataupun masalah dengan suaminya, Matt (Andress Holm), yang berselingkuh. Matt menggantikan peran Jules semenjak ia sukses membangun perusahaan startup miliknya. 

Film ini menarik karna terlihat sekali perubahan yang terjadi pada era zaman saat ini dan zaman di era orang tua. Sehingga terdapat banyak perubahan yang terjadi dari penggabungan kerja di perusahaan tersebut yang serba memanfaatkan teknologi, sehingga sangat terlihat perbedaan generasi dari zaman orang tua dengan anak muda saat ini. Orang tua harus bisa beradaptasi dengan era serba teknologi sekarang dan anak muda juga harus mengambil pelajaran dari pengalaman generasi terdahulu. Selain itu, tagline pada film ini yaitu “Experience never gets old” yang berartikan “pengalaman tidak akan pernah menjadi tua”, menunjukkan bahwa untuk meraih kesuksesan harus memiliki semangat, kreativitas, dukungan, dan kasih sayang dalam hidupnya sehingga kesuksesan itu akan berarti adanya.

Afradila_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *