Pol PP Menegur Aksi Peduli Lingkungan Mapala Solo

lpmmotivasi.com- Aksi Peduli lingkungan Kawasan Karst Mahasiswa pecinta alam (Mapala) se-Solo raya mendapat teguran dari Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP). Mapala Solo raya mengusung isu konflik penolakan pendirian pabrik semen di lingkungan karst formasi pegunungan kendeng utara. Aksi ini ditujukan untuk mengedukasi dan mensosialisasikan isu tersebut kepada warga Surakarta yang tengah berkegiatan di Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi pada M inggu Pagi (15/1).

Agus S Wiyanto Selaku Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Pol PP yang sedang bertugas di lokasi menghentikan aksi kampanye Mapala Solo raya di depan Stadion Sriwedari. “Hari Minggu ini kan saatnya free, saatnya masyarakat senang-senang. Seharusnya¬† area ini bebas politik, area bebas intimidasi dan tuntutan.” Agus menambahkan bahwa aksi peduli lingkungan Mapala Solo Raya dan aksi serupa boleh dilakukan selain di CFD.

“Kita sudah mengira bakal ada intrupsi dari petugas disana. Soalnya sebelumnya ijin kita ke dishub sudah diijinkan pada jumat (13/1). Tetapi pada hari Sabtu (14/1) ada surat susulan dari dishub ke sekretariat Garba Wira Buana UNS yang berisi tentang pencabutan ijin”. Jelas Puspa Arika Sari selaku koordinator pelaksana. Lebih lanjut Puspa mengatkan bahwa konsep awal aksi ini akan terkonsentrasi di satu stand. Ketika ijin aksi dicabut, Mapala Solo raya merubah konsep menjadi aksi jalan sepanjang Jalan Slamet Riyadi dari Universitas Batik hingga Depan Kompleks Sriwedari.

Banyak aksi serupa yang dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat pada Agenda Car Free Day jalan Slamet Riyadi Surakarta. Pada tanggal 1 Mei 2016 silam BEM di UNS melakukan aksi seremonial mengenai kepedulian pendidikan. Pada Hari yang sama pun tampak berbagai aksi¬† yang dilakukan komunitas masyarakat. Orasi dalam aksi ini menyatakan bentuk solidaritas Mapala Solo kepada Masyarakat yang sedang melakukan demonstrasi di kantor gubernur jawa tengah untuk menolak pendirian pabrik semen. Aksi ini berisikan kegiatan Pembacaan Puisi, Lagu nasional ‘Tanah airku’ dan menyebar selebaran berisi pentingnya lingkungan pegunungan karst kepada publik.

Bukhori_

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *