Penggusuran Kentingan Baru Masih Berlanjut

lpmmotivasi.com- Sengketa tanah Kentingan Baru, Jebres, Solo berlanjut. Kentingan Baru kembali di eksekusi pada hari Rabu (19/12) setelah sebelumnya dieksekusi pada 6 Desember 2018. Para pekerja yang dikerahkan oleh sang pemilik sudah bersiap di lokasi yang akan digusur sejak pukul 08.00 WIB. Warga juga masih memasang bambu dan seng untuk memblokade jalan, namun eskavator tetap berhasil melewati blokade jalan tersebut.

Warga Kentingan Baru dianggap telah melanggar Perda No. 8 tahun 2016 tentang bangunan dan gedung, yakni warga Kentingan Baru dianggap tidak memenuhi persyaratan administratif bangunan seperti status hak atas tanah dan hak kepemilikan gedung serta izin mendirikan bangunan.

Warga dalam hal ini mengatakan bahwa penggusuran tersebut belum mencapai suatu kesepakatan kedua belah pihak, warga menganggap kasus ini telah melanggar hukum. Alasan tersebut yang membuat warga terus berusaha menghadang eskavator yang hendak merobohkan rumah mereka. Meskipun pada akhirnya pukul 10.30 WIB beberapa rumah warga berhasil dirobohkan oleh eskavator.

“Tolong ini direkam sebagai bukti. Kemarin sebenarnya ada kesepakatan bahwa warga yang belum diganti rugi tidak terkena gusuran, perjanjiannya seperti itu. Ini pernyataan dari warga bahwasanya warga yang belum menerima uang ganti rugi tidak terkena gusur. Tapi kenyataannya pada hari Ini digusur. Nanti minta tolong dikalkulasi jumlah warga yang belum menerima uang ganti rugi, berapa jumlahnya. Nanti kita jadikan bahan untuk maju ke pengadilan,” ujar warga yang berbaju hijau.

Entung Sutrisno, salah satu warga terdampak penggusuran mengatakan bahwa ia sudah 19 tahun tinggal di atas lahan Kentingan Baru. Entung Sutrisno menjelaskan bahwa Sebelumnya tidak ada surat pemberitahuan penggusuran rumah yang dilaksanakan pada hari ini. Warga yang masih bertahan pun belum mendapat ganti rugi. “Nego pun nggak bisa, tadi pagi sudah saya tanyakan sama lawyer-nya sana itu nggak menerima, sudah dibuntu.” jelas Entung Sutrisna.

“Saya sebagai masyarakat yang tidak mampu seperti ini tolong diperjuangkan, diperhatikan oleh pemerintah supaya kita itu manusia ya dimanusiakan. Kita juga warga jJbres, jangan sewenang-wenang seperti ini.” tambahnya.

 

Pinky Annisa

Ahmad Nurwahid Hasyim

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *