Manusia

Manusia boleh berpikir segila-gilanya, asal mau terus belajar dan tidak pernah merasa pandai. Merasa pandai dan berhenti belajar hanya akan menggangu manusia lain.

Matahari agaknya naik 12,5 derajat kearah lintang utara. Bumi bagian utara musim panas, dan bagian selatan musim dingin. Lingkungan berubah seiring perkembangan waktu. Sama halnya manusia, ia akan berubah seiring perkembangan zaman.

Zaman Adam berbeda dengan zaman manusia modern saat ini. Apakah Tuhan menciptakan manusia sesuai dengan zamannya atau memang manusia dibebaskan berbuat sesuka hati sebagai kepanjangan tangan Tuhan? Manusia diciptakan dengan sifat dan kondisi yang berbeda. Manusia diberi akal, nafsu, hati, kebebasan bepikir dan sikap natural oleh Tuhan. Manusia bisa salah dan benar. Lalu apakah ketika manusia salah tidak bisa disebut manusia? Tidak seperti itu kan? Kita harus saling menghargai sikap manusia sebagai makhluk Tuhan. Setiap kondisi manusia adalah kuasa sang Esa.

***

Obrolan senja itu dimulai oleh seorang mahasiswa yang bercita-cita sebagai guru. “Kita dan pendidikan adalah satuan padu untuk zaman saat ini,” katanya lugas. Pendidikan setiap waktu berkembang demi manusia. Lalu, apakah manusia dibentuk sesuai perkembangan zaman atau sesuai manusia sebenarnya? Lantas, bagaimana manusia yang sebenarnya itu?

Katanya pendidikan membawa kearah lebih baik. Tuhan menciptakan manusia dalam kondisi baik sesuai karakternya. Pendidikan alat untuk mengarahkan akal dan nafsu. Cukuplah bila ada pertanyaan bagaimana manusia yang bersifat tidak baik? Mungkin jawaban yang tepat hanyalah pergolakan antara akal dan nafsu. Kepercayaan dalam diri masih ada bahwa kita sebenarnya masih memiliki sifat baik.

Lalu, ia bercerita bagaimana guru itu juga manusia. Setiap orang memiliki sifat natural sebagai sifat dasar. Tetapi kondisi saat ini memungkinkan kita berbohong pada sifat dasar itu. Guru tidak boleh menjadi seorang natural, harus sesuai sistem. Kita harus bersifat baik, tidak boleh ada titik hitam di hati sekalipun. Guru seakan diminta menjadi malaikat yang selalu patuh dan baik di mata siswanya. Lalu dimana sifat natural manusia itu? Guru tidak bisa disesuaikan dengan kondisi lapangan kerja. Guru bukan sekedar pekerjaan, melainkan panggilan jiwa untuk memberi pendidikan.

***

Setiap orang memiliki sifat berbeda, asal mau belajar maka itu yang menjadikan hubungan semakin baik. Apakah salah jika setiap dari kita harus sama dalam satu wadah? Mana dari kita yang katanya ber”Bhineka Tunggal Ika”?

Obrolan senja itu berubah kearah yang lebih luas, bukan sekedar pendidikan, tetapi membentuk manusia seutuhnya. Pertanyaanku kembali muncul, bagaimana pembentukan karakter? Mengapa karakter dibentuk sama padahal setiap dari kita berbeda?

Sedari dulu kita diberi kesempatan untuk belajar. Belajar apapun. Hasil belajar itu yang akan membentuk karakter kita. Jika boleh beropini, karakter bukan dibentuk oleh pendidikan, tetapi pendidikan mengarahkan kita pada karakter yang sebenarnya. Kembali lagi bagaimana kita bersikap natural, bukan membohongi diri agar bersikap baik di depan orang lain. Agak dilematis jika dipikirkan. Disatu sisi kita dipaksa bersikap baik pada orang lain, di sisi lain tidak boleh membohongi pribadi masing-masing.

Belajar mugkin bisa menegasikan kalimat itu. Setiap manusia belajar dalam sebuah pendidikan. Apakah salah bila kita salah dalam belajar? Tentu setiap orang berkata bahwa salah adalah relatif. Salah dalam satu sisi belum tentu salah disisi lain. Setiap orang ingin kondisi yang saling mendukung. Tetapi saling mendukung itu tidak berarti sama kan? Ada yang berkata melawan, tunduk, benar, ada pula yang berkata itu salah. Apakah itu tidak diperbolehkan? Kalau boleh menyimpulkan perbedaan manusia itu adalah fitrah dari Tuhan. Jadi mengapa kita permasalahkan setiap pemikiran kita? Bukankah manusia bisa berpikir segila-gilanya? Asal terus belajar dan saling menghargai belajarnya.

 

Muhamamd Wildan

Pemimpin Umum LPM Motivasi FKIP UNS

Periode 2014-2015

 

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *