Mahasiswa Meminta Pengadaan Semester Antara Disegerakan

lpmmotivasi.com – Munculnya wacana pengadaan semester antara menjadi bahan pembicaraan di kalangan Mahasiswa. Rija Hafidzie, Mahasiswa Pendidikan Seni rupa angkatan 2011 berpendapat bahwa pengadaan semester antara dibutuhkan sesegera mungkin. Pendapat tersebut didukung oleh Puspo Adi, Mahasiswa Pendidikan Sejarah angkatan 2010.

“ Hari ini kan sudah dekat dengan Liburan semester, Kalau semester antara bisa diselenggarakan mulai besok (libur semester-red) kan itu kabar bagus. Saya setuju karena itu memang kebutuhan.” Kata Rija (18/11). “Ini (Wacana Semester antara-red) Kabar bagus. Jika segera diadakan, mahasiswa tidak perlu menunggu setahun dulu untuk mengulang mata kuliah. Kan jadi menghemat waktu kuliah setahun.” Cetus Puspo (21/11).

Lebih lanjut Azistyawan dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia berpendapat bahwa pengadaan wacana semester antara ini perlu ditimbang dan dibicarakan lebih detail. “Diadakan sih boleh, tetapi harus tepat sasaran. Jangan Sampai semester antara menjadi ajang ngatrol nilai mahasiswa secara instan dan lahan dosen menjadi mafia nilai.” (18/11).

Mengenai pertimbangan biaya tambahan diluar UKT untuk menyelenggarakan semester antara, pewarta lpmmotivasi.com belum mendapatkan suara keberatan mahasiswa mengenai hal itu. Bahkan menurut Rija dan Puspo, adalah hal maklum jika ada biaya diluar UKT ketika semester antara diselenggarakan. “Saya menganalogikan itu (biaya diluar UKT-red) seperti kita sedang butuh. Seharusnya yang sedang butuh ya tidak keberatan kalau ditarik biaya lagi. Kan itu juga diluar semester normal.” Tandas Rija.

Pengadaan terhambat Mekanisme

Munawir selaku Ketua tim penyelenggara semester antara meminta pihak mahasiswa turut mendiskusikan pembahasan semester antara (9/11). Namun, Pembahasan mengenai semester antara dikalangan mahasiswa belum terealisasi sebagai acara formal. Lembaga tinggi mahasiwa semisal BEM, DEMA dan sebagainya yang diharapkan menjadi pematik diskusi mengaku sedang melaksanakan agenda laporan akhir kepengurusan dan disibukan pula dengan agenda Pemira Universitas dan Pemira Fakultas. “Ini Masa transisi, Jadi untuk pembahasan itu (semester antara-red) akan kami rekomendasikan. Tapi kami berusaha untuk segera mengadakannya (diskusi-red). Kata Febri selaku Presiden BEM FKIP saat ditemui di gedung KBM (29/11).

Terhambatnya pembahasan pengadaan semester antara disayangkan oleh Faizul Himayanti, Mahasiswa Pendidikan Sejarah. “Iya itu BEM di UNS mbok ya bikin diskusi seperti itu (Semester antara-red). Masa acaranya debat capres melulu. Kapan mereka ada agenda buat mahasiswa.” Cetusnya menanggapi pembahasan semester antara. (29/11)

Bukhori_

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *