LPPM UNS: Informasi yang Kami Sampaikan Sudah Sangat Jelas

lpmmotivasi.com- Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu. KKN UNS diikuti oleh semua mahasiswa yang sudah memenuhi syarat mencapai minimal 100 Satuan Kredit Semester (SKS). Terdapat persyaratan dan prosedur yang harus dijalani sebelum KKN, antara lain mahasiswa harus memilih KKN dengan jalur reguler atau mandiri. Mahasiswa yang memilih jalur KKN reguler akan mengikuti KKN sesuai dengan tempat yang telah ditentukan oleh universitas. Sedangkan untuk mahasiswa yang memilih KKN mandiri diberi kebebasan untuk mencari tempat KKN sendiri dan juga membentuk tim KKN sendiri. Jumlah anggota tim KKN dibatasi, untuk KKN pulau Jawa berjumlah 8-10 mahasiswa, sedangkan untuk KKN di luar pulau Jawa berjumlah 18-20 mahasiswa.

Pada KKN periode Juli-Agustus 2019 kali ini banyak mahasiswa yang mengeluh tentang informasi yang kurang jelas. Sebelumnya beberapa mahasiswa mengeluh mengenai kesalahan input data yang ditanggapi seadanya oleh pihak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM). Isti, selaku admin LPPM yang menangani KKN periode ini mengatakan bahwa kesalahan-kesalahan dalam hal input data tidak dapat diubah. Ketika mahasiswa telah memfinalisasi data KKN maka sistem akan menyimpan data tersebut dan mahasiswa tidak dapat login kembali. Namun, apabila ada mahasiswa yang salah input data baik dari data diri, nomor rekening, nomor handphone dan sebagainya maka dapat diperbaiki dengan sistem manual. “Kalo sudah finalisasi itu udah nggak bisa login lagi. Jadi sistemnya memang seperti itu. Ada kesalahan data dari awal penggunaan sistem pembaruannya ya dengan cara manual. Manual itu berkase njenengan yang di print. Yawes manual, berkase jenengan itu ya dioret-oret wae,” ujar Isti. (22/05/2019)

Menurut pihak LPPM, informasi yang diberikan sudah sangat jelas, apabila ada mahasiswa yang masih belum tahu, pihaknya mengatakan kesalahan dari mahasiswa itu sendiri. “Mungkin mahasiswa yang tidak pernah buka website,” ujar Rahayu selaku ketua pengurus KKN. (24/05/2019)

Rahayu menambahkan jika semua informasi sudah ada di website, pihak LPPM hanya membuka satu pintu informasi yaitu di website. Apabila ada yang belum tahu, mungkin mahasiswa tersebut tidak membuka website. Pihak LPPM mengaku tidak pernah mengubah jadwal pendaftaran ataupun pengumpulan berkas, dan tidak pernah mendadak dalam menginfokan sesuatu. Namun hal tersebut tidak senada dengan keluhan-keluhan yang dilontarkan mahasiswa.

Dalam metode pembayaran, LPPM juga memberi keringanan untuk mahasiswa yang belum bisa membayar tepat waktu. Mahasiswa yang belum bisa membayar tepat waktu, akan diberi surat penundaan, dan pembayaran ditunggu hingga sebelum keberangkatan KKN. Tetapi, apabila ada mahasiswa yang tidak bisa membayar maka tidak akan diberangkatkan. “Kan uangnya itu nanti untuk mereka makan sendiri, masa tidak bayar, ya mau makan apa mereka?” kata Rahayu.

Rahayu mengungkapkan bahwa ada kemungkinan terjadi perombakan beberapa item pada pedoman terkait dengan KKN UNS. Namun pihaknya belum mengetahui bagian-bagian apa saja yang mengalami perubahan. Jika terdapat pedoman yang berubah maka akan segera di informasikan melalui website agar mahasiswa dapat mengetahui dan mengakses dengan mudah.

Selain itu, kabar baiknya uang yang dibayarkan mahasiswa akan dikembalikan 100%, “kalau kebijakan rektor yang sebelumnya begitu, tapi untuk yang sekarang belum tahu, karena subsidinya kan nunggu yang baru,” jelas Rahayu. Pihak LPPM juga berharap bahwa info tersebut benar-benar akan berjalan. Sedangkan harapan LPPM untuk mahasiswa yang akan mengikuti KKN semoga dapat menjalani KKN sebaik mungkin, belajar bermasyarakat, dan belajar menjadi pribadi yang baik lagi.

 

 

Lulun Safira

Rida Yure

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *