Lepas Mahasiswa KKN, Rektor UNS: KKN adalah ‘Rekreasi’

lpmmotivasi.com- Pada Selasa (09/07/2019), telah berlangsung upacara pelepasan mahasiswa yang akan menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Juli-Agustus 2019 di halaman rektorat Universitas Sebelas Maret (UNS) sekitar pukul 07.00. Pada upacara ini turut dilaporkan rincian data mengenai KKN periode Juli-Agustus 2019 oleh Widodo Muktiyo selaku Ketua LPPM UNS. Sebanyak 3.331 mahasiswa beserta 158 dosen pembimbing yang tersebar ke 317 desa, 91 kecamatan, 55 kabupaten, dan 16 provinsi diberangkatkan pagi itu seperti yang tertulis dalam laporan LPPM. Untuk rincian jumlah mahasiswa tiap fakultasnya, dari fakultas FKIP dan FKOR sebanyak 1423 mahasiswa, FIB sebanyak 121 mahasiswa, FSRD sebanyak 126 mahasiswa, FISIP sebanyak 74 mahasiswa, FH sebanyak 432 mahasiswa, FEB sebanyak 307 mahasiswa, FK sebanyak 233 mahasiswa, FP sebanyak 295 mahasiswa, FT sebanyak 79 mahasiswa, FMIPA sebanyak 241 mahasiswa.Tema yang diusung pada KKN kali ini sebanyak 14 tema, yaitu:

1. Peningkatan pendidikan sebanyak 214 mahasiswa.
2. Pengentasan kemiskinan sebanyak 76 mahasiswa.
3. Peningkatan kesehatan masyarakat dan lingkungan sebanyak 278 mahasiswa.
4. Peningkatan ekonomi kreatif dan pariwisata sebanyak 327 mahasiswa.
5. Peningkatan produksi pertanian, peternakan, dan perikanan sebanyak 444 mahasiswa.
6. Pemberdayaan ekonomi dan UMKM desa sebanyak 625 mahasiswa.
7. Tata kelola pemerintahan desa dan kota sebanyak 98 mahasiswa.
8. Pemanfaatan dan pengelolaan hasil hutan sebanyak 40 mahasiswa.
9. Pengembangan sumber daya melalui lingkungan hidup dan kemaritiman, pariwisata, pendidikan, sosial, ekonomi, dan kesehatan sebanyak 296 mahasiswa.
10. Optimalisasi potensi ekonomi daerah dan kearifan lokal melalui sektor pertanian, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata sebanyak 456 mahasiswa.
11. Pengembangan sumber daya alam bidang agrikultur, pemulihan infrastruktur, dan peningkatan edukasi ekonomi kreatif sebanyak 99 mahasiswa.
12. Pengembangan sumber daya manusia dan sumber daya alam di bidang pariwisata dan budaya dalam rangka peningkatan kualitas di masyarakat sebanyak 258 mahasiswa.
13.Optimalisasi kreasi dan inovasi dalam pemberdayaan masyarakat menuju desa mandiri sebanyak 60 mahasiswa.
14.Pengurangan resiko bencana restorasi dan pengembangan pasca bencana sebanyak 60 mahasiswa.

Amanat pada upacara kali ini disampakan oleh Rektor UNS, Jamal Wiwoho. Dalam amanatnya, Jamal berharap agar KKN tematik integratif secara konsisten berupaya memberdayakan ekonomi, terutama adalah ekonomi kreatif dan UMKM di setiap desa. Mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan harus bisa mengutamakan tiga komponen utama atau Tiga C dalam membantu, menemukan, dan memecahkan masalah-masalah yang ada di desa-desa di mana ditempati oleh mahasiswa KKN. Tiga C tersebut adalah complex problem solving (pemecahan masalah yang kompleks), critical thinking (berpikir kritis) dan creativity (kreativitas). KKN akan menjadi bendera yang selalu berkibar dan menjadi garda terdepan hadirnya UNS di tengah-tengah masyarakat setiap tahunnya. Jamal juga menegaskan bahwa KKN adalah rekreasi. Rekreasi bukanlah sebuah piknik atau tamasya, tapi KKN adalah kegiatan yang sifatnya membuat kreasi-kreasi baru yang semakin kontinu, berkelanjutan, terukur, dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat desa. Pada kesempatan ini, Jamal berpesan untuk mahasiswa KKN dalam perannya sebagai generasi milenial. “Inilah saat yang tepat untuk para mahasiswa untuk mengaktualisasi diri, membuktikan kepada diri sendiri dan bangsa ini bahwa Anda adalah bagian dari solusi. Solusi dari kreasi yang dibuat oleh mahasiswa dapat disusun dengan format multimedia, dan dipublikasikan ke seluruh dunia melalui media sosial. Memperkenalkan negeri ini, negeri yang indah dan sangat kaya dengan pesona pariwisata dan budayanya, ” kata Jamal dalam amanatnya.

 

 

Andry Patria Dewangga
Reza Pangestika

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *