Kuota Penerima Beasiswa Bidikmisi Bertambah

lpmmotivasi.com-UNS mendapat kuota tambahan untuk mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi, yang mulanya 600 menjadi 1200 mahasiswa. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Sebelas Maret, Nomor  601/UN27/HK/2016, bersamaan dengan diumumkannya penerima beasiswa bidikmisi tahun 2016, mahasiswa penerima Bidikmisi tahun angkatan 2016 menjadi sebanyak 1.200 mahasiswa. Jumlah ini merupakan hasil penambahan dari kuota awal sebesar 10% dari daya tampung penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi tersebut. “Kuota bidikmisi setiap Universitas itu 10% dari daya tampung, tetapi jika nanti memang diperlukan bisa mengajukan kuota tambahan”, terang Ketua Komadiksi, Hadi Triyono, Kamis (25/8).

Selaras dengan Hadi, bagian kesejahteraan mahasiswa Biro Administrasi Kemahasiswaan, Sutarno, menanggapi terkait kuota awal penerima bidikmisi 2016 sebanyak 600 mahasiswa, ia mengatakan karena banyaknya pendaftar bidikmisi, maka UNS mengajukan permohonan penambahan kuota kepada Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti, “Ya, jadi ada tambahan kuota 600, dan ada catatan jika PTN masih membutuhkan bisa mengajukan kuota  tambahan tersebut untuk mahasiswa,” ungkapnya saat ditemui di Biro Kemahasiswaan pada Rabu (24/8). Sutarno mengaku, pengajuan penambahan kuota penerima bidikmisi jumlahnya disamakan dengan tahun lalu yakni 1.350 tapi yang di setujui 600. Jadi totalnya 1200.

Walaupun kuota penerima bidikmisi telah ditambah, namun tetap ada beberapa mahasiswa yang tidak lolos mendapat jatah kuota. Syitta mahasiswi prodi Pendidikan Sejarah 2016 yang telah dinyatakan tidak lulus seleksi beasiswa bidikmisi, mengaku dirinya akan mencari cara untuk menurunkan besaran UKT yang diterimanya, “Besar harapan saya untuk mendapatkan beasiswa bidikmisi ini, karena menurut saya UKT terlalu mahal. Saya sudah berusaha bagaimana mencari tahu alur untuk advokasi ini, kalau cara ini menemui jalan buntu, terpaksa saya mengundurkan diri sebagai mahasiswa,” ungkapnya, Kamis (25/8).

Terkait mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus seleksi dan merasa keberatan dengan besarnya UKT yang dibebankan, Sutarno mengatakan bahwa pihaknya akan mencatat mahasiswa yang mengeluh dan menyarankan untuk mendapatkan beasiswa lain, “Kami mencatat yang komplain, mungkin kalau ada penerima bidikmisi yang mundur, jika itu layak, kami prioritaskan sebagai pengganti.  Bisa juga dengan beasiswa lain, PPA misalnya,” jelasnya.

Berbeda dengan Sutarno, Hadi mengatakan dari Komadiksi sendiri mencoba membantu dengan adanya beasiswa komadiksi bagi mahasiswa yang gagal menerima Beasiswa susulan. Komadiksi akan menghimpun dana dari mahasiswa penerima bidikmisi, “Yang menentukan diterima atau tidaknya kan tetap dari pusat. Ada dari kami yang mencoba membantu, kami akan tetap mengusahakan. Kebetulan dari kami ada beasiswa komadiksi, memang tidak sebesar beasiswa bidikmisi, tapi mungkin bisa meringankan beban mereka, beasiswa itu diperoleh dari penggalangan dana dari teman-teman bidikmisi yang baru. Jadi di UNS ini ada semacam iuran per mahasiswa bidikmisi sebesar Rp 50.000. Tapi itu hanya sekali ketika mereka masuk dan menjadi mahasiswa bidikmisi,” tuturnya.

Silva_Soma

Be Sociable, Share!

Satu tanggapan untuk “Kuota Penerima Beasiswa Bidikmisi Bertambah

  1. Selama ini khusus jalur bidikmisi sifatnya jemput bola bagi mahasiwa yang nantinya dinyatakan lulus khusus jalur SNPTN dan SBMPTN. Peserta cukup duduk manis di rumah, nanti tim verifikasi akan datang ke rumah peserta guna mengecek kebenaran data yang diisikanya, lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *