Kesumat

Rongga dadaku sesak, berjejalan

Abjad dan aksara yang merangkai sebuah nama

Nama sang pengecut dan pendosa

Kerangka keras dengan isi tinta buram

Menggores gores dinding kehidupan

Tepat di muka berteriak mulut durjana

Ingin rasanya membuatnya mati dengan sejenak

Dengan berbalut ego dan arogansi

Menghujam rasa insan tak berdaya

Aku datang untuk menumbalkan harga dirimu

Jengah, berpura-pura pada rasa  

Tajamnya mata mengiring kebencian

Ingin rasanya, sang pengecut dan pendosa

Berakhir bersama runcingnya dendamku

_Malika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *