Jadi Pelopor PHBS dalam Aspek Lingkungan dan Pendidikan, Mahasiswa KKN UNS Maksimalkan Potensi Desa Bringinan

LPMMOTIVASI.COM- Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam kelompok 73 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Membangun Desa, membantu masyarakat dalam pengembangan potensi pada Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Barno (42) selaku Kepala Desa Bringinan mengaku senang dan merasa terbantu akan adanya kegiatan semacam KKN seperti ini. Pihaknya justru terbuka dan sangat mengharapkan kampus-kampus lain agar melaksanakan KKN di desanya karena KKN dinilai penting, baik bagi desa maupun bagi mahasiswa. “KKN bisa menjadi ajang untuk saling transfer ilmu dan menjalin silaturahmi,” ucap Barno.

Desa Bringinan merupakan sebuah desa yang berjarak sekitar 15 km dari barat daya pusat Kota Ponorogo. Sebelum tahun 2013, desa ini termasuk dalam kategori desa tertinggal. Namun, setelah dipimpin oleh Barno dari 2013 hingga sekarang, Bringinan mampu mencapai kategori desa berkembang. Di desa ini, terdapat sebuah rumah baca yang terbuka bagi siapapun dan buka selama 24 jam. Rumah baca ini juga menjadi basecamp yang merupakan salah satu sasaran utama kelompok 73 dalam kegiatan KKN ini.

“Tujuan utama dari KKN kelompok 73 di antaranya yaitu edukasi soal Covid-19 pada masyarakat, lalu tentang pendidikan ke anak-anak, dan yang terakhir apotek hidup kepada ibu-ibu PKK,” terang Ridho selaku koordinator kelompok 73.

Ridho melanjutkan bahwa kegiatan-kegiatan pada KKN kelompok 73 ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, seperti: selalu menyediakan thermo gun, tempat mencuci tangan serta hand sanitizer, mengumpulkan massa dengan jumlah terbatas dengan menjaga jarak (social distancing), memakai masker, dan mencuci tangan.

Berbagai kegiatan dilakukan oleh kelompok 73 dalam KKN dalam rangka memberi edukasi tentang pola perilaku hidup bersih dan sehat. Tidak hanya itu, kegiatan kelompok 73 juga melibatkan kerja sama dengan karang taruna dan pengurus rumah baca Desa Bringinan karena sasaran KKN kelompok 73 bukan hanya orang tua saja melainkan anak-anak muda juga. Bersama para pengurus rumah baca, kelompok 73 mengadakan beberapa acara, seperti Angleluri Basa Jawa (Belajar Bahasa Jawa), Pojok Baca “Literasik”, Sejarah Bercerita, serta Sosialisasi Menabung.

Tak ketinggalan, kelompok 73 juga berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti di depan Balai Desa Bringinan pada Minggu pagi, (22/08). Untuk edukasi tentang Covid-19 dan edukasi mengenai apotek hidup, kelompok 73 menyelenggarakan Sosialisasi Edukasi Hukum Isolasi Mandiri dan Sosialisasi Tanaman Obat Keluarga pada hari Senin, (23/08). Untuk kegiatan terakhir, kelompok 73 membagikan tanaman obat keluarga dan tempat sampah, serta memasang peta desa yang tersebar di beberapa titik di Desa Bringinan. Mahasiswa KKN kelompok 73 berharap semoga kegiatan KKN ini sedikit banyak memberi manfaat bagi Desa Bringinan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *