HMP Butuh Bimbingan

lpmmotivasi.com-Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) yang mencoba aktif mengalami kendala dalam pengajuan anggaran dana. Misal, HMP Sportiva yang baru resmi terdaftar sebagai himpunan mahasiswa di fakultas mengaku kesulitan mengajukan anggaran dana. “Sportiva ini sebenernya organisasi baru. Kalau masalah proposal, SPJ-an (surat pertanggungjawaban), LPJ-an  (lembar pertanggungjawaban)  itu agak awam. Jadi kesulitannya ada dipembuatan proposal dan TOR (terms of reference), alur-alurnya itu masih ngambang.” Kata Irfan Andriyanto, ketua HMP Sportiva. (20/4)

Selain itu, HMP Himproser (Himpunan Prodi Seni Rupa) yang juga baru beberapa tahun belakangan ini aktif, mengalami kesulitan dalam pengurusan administrasi terkait dana HMP. “Jadi kan kita mulai mau menata, gimana sih caranya organisasi di kampus, terus ngurusin administrasi di kampus. Itu kita masih belajar.” kata Dwiki Fajar Yulianto, ketua Himproser 2016. (20/4)

Salah satu yang menjadi penghambat adalah kurangnya koordinasi antar pengurus HMP terkait pengajuan anggaran dana. “Saya mengakomodir temen-temen biar kerja bareng itu masih agak susah. Individu masih belum paham, yang paham masih beberapa jadi agak susah.” Ungkap Irfan.

Irfan menambahkan, walaupun kesulitan ia tetap berusaha mencari bimbingan untuk mengetahui bagaimana alur pengajuan anggaran dana, terutama kepada BEM. Pihak BEM sudah memberi informasi terkait alur pengajuan anggaran dana, namun HMP harus aktif bertanya. “Bantuan dari BEM itu memang pengaruh banget. Soalnya kita organisasi baru yang butuh bimbingan. Harapannya ya ada bantuan seperti itu.” kata Irfan.

Faridatul Mardhiyyah

Muhammad Firdaus

 

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *