Festival Anak “MOJOSEMAR”: Upaya Mensyukuri Kebhinekaan

LPMMOTIVASI.COM- Festival Anak “Mojosemar” 2020 yang mengangkat tema Kebhinekaan berlangsung pada Minggu, 1 Maret 2020 di Car Free Day Solo. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Mojosemar yang bekerja sama dengan Forum Anak dan Percik. Mojosemar adalah kepanjangan dari empat kelurahan yang merupakan penyelenggara kegiatan tersebut, yaitu Kelurahan Mojo, Kelurahan Joyosuran, Kelurahan Semanggi, dan Kelurahan Sangkrah yang dibentuk sejak Desember 2019. Kegiatan tersebut mengusung tema mensyukuri kebhinekaan dan mencintai negeri dengan dihadiri kurang lebih 300 peserta yang berasal dari Kelurahan Mojo, Joyosuran, Semanggi, dan Sangkrah. Festival ini dimulai dengan senam SKJ, dilanjut dengan tarian, kemudian sambutan dan pembukaan dari ketua panitia, dilanjut dengan deklarasi anak, baru kemudian sambutan dari Sekretaris Daerah (Sekda).

Muhammad Rafi Akbar, selaku ketua panitia dari acara ini mengungkapkan, bahwa acara yang sudah dipersiapkan kurang lebih selama empat hari ini merupakan acara ketiga dari rangkaian acara yang diselenggarakan oleh karang taruna Mojosemar. Ia juga mengungkapkan bahwa dengan adanya acara ini diharapkan anak dapat menjunjung tinggi kebhinekaan sebagaimana tujuan dari acara. “Agar anak kalangan SD maupun SMP saling mengenal, bersatu, bersahabat, dan tidak membedakan antar agama, serta memperbaiki akhlak dari siswa agar bisa rukun dengan teman,” tutur Rafi.

Tuti, salah satu orang tua dari anak yang berpartisipasi mengungkapkan kebanggaan dengan diadakan festival anak ini. Acara ini juga merupakan suatu kemajuan bagi karang taruna Mojosemar yang beberapa tahun ke belakang kurang menampakkan eksistensinya. “Saya mendukung penuh acara ini karena zaman sekarang banyak bermacam-macam cara untuk memecah belah bangsa kita. Acara seperti ini kan jadi menyatukan kembali perbedaan di antara kita. Saya setuju karena kelurahan ini sudah mulai bangkit karena dulunya tidak ada kegiatan yang seperti ini. Jadi saya mendukung penuh acara ini,” ungkap Tuti. Ia berharap agar acara seperti ini terus diadakan.

Hal yang sama diungkapkan oleh Isnain Raharjo, salah satu penonton yang hadir dalam festival. Ia mengungkapkan bahwa acara ini merupakan acara yang bagus dalam membangun rasa cinta tanah air dan membangun kebhinekaan sejak dini. “Bagus untuk mengenal kebhinekaan negara ini. Kita kan berbeda-beda tetapi tetap satu,” ucapnya.

 

Disti_

Ridwan_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *