Editorial

AK-47, FKIP UNS- Efek pandemi Covid-19 secara global merambah hingga pada perubahan alokasi pendanaan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS). Kegiatan yang seharusnya dilaksanakan secara luring terpaksa dialihkan secara daring. Hal ini membuat Organisasi Mahasiswa (Ormawa) menyiapkan RAB baru yang disesuaikan dengan kondisi saat ini. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP UNS, Dr. Djono, M.Pd menyiasati dana yang tidak bisa dimanfaatkan Ormawa pada triwulan pertama dan kedua dioptimalkan untuk pembuatan profil UKM dengan anggaran lebih dari 11 juta. Sedang mulai triwulan ketiga akan difokuskan untuk kegiatan daring.

Meskipun demikian, beberapa Ormawa bidang seni yang fokus pada kegiatan pementasan tentunya kesulitan untuk mengalihkan kegiatan dari luring menjadi daring. Salah satunya karena MAK yang dapat diajukan pada masa pandemi Covid-19 hanya biaya komunikasi dan honorarium narasumber. Banyak pendanaan lain yang tidak bisa tersokong, seperti kegiatan bakti sosial, pementasan, dan lain-lain. Ormawa harus memutar otak untuk merombak program kerja atau menyiasati dengan dana mandiri demi keberlangsungan kegiatan.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *