DEMA: Kinerja DEMA tidak bisa terlihat dari luar

lpmmotivasi.com- Mengenai kinerja Dewan Mahasiswa (DEMA) FKIP yang tidak nampak di lingkungan FKIP, Haryanto Adi Saputra, selaku Ketua Umum DEMA FKIP angkat bicara. Ia mengatakan bahwa kinerja DEMA terbagi menjadi 4 fungsi, yaitu Aspirasi, Pengadilan, Legislasi, dan Pengawasan. “Jadi DEMA itu ada 4 fungsi, yaitu  aspirasi, pengadilan, legislasi, sama pengawasan terhadap BEM. Jadi kinerja DEMA tidak bisa terlihat dari luar.” Ungkapnya (13/08/2019)

Dilihat dari 4 fungsi DEMA, Haryanto mengatakan wajar jika ada mahasiswa yang tidak mengetahui adanya DEMA. “Jadi kaya DPR, kinerja DPR ngapain kan itu kita nggak tau. Paling taunya buat UU sama aspirasi. Ya, DEMA juga seperti itu,” ujarnya. Ia menambahkan kebanyakan DEMA di UNS juga kurang diketahui mahasiswa umum. Karena mayoritas yang mengetahui DEMA adalah mahasiswa yang mengikuti Partai.

Jika dilihat dari sisi internal, menurutnya kinerja DEMA saat ini sudah sesuai. “Dilihat dari tujuan setengah periode ini ya, cukup lumayan. Setengah periode ini kita bakal fokus pembuatan UU, revisi UU pemilu dan revisi mekanisme pemilu,” ujarnya. Untuk sekarang DEMA sudah mempersiapkan calon-calon untuk pemilu depan.

Menanggapi saran dari Eka (red: presiden BEM FKIP) untuk diadakan sidak, ia mengatakan tidak perlu. “Sidak yang dimaksud itu bagaimana? Kan kalau kunjungan selalu ada surat dulu. Kalau langsung ke sekre ya ngga mungkin,” jelasnya.

Selain fungsi pengawasan, koordinasi antara DEMA dengan UKM melalui FORKOM dirasa kurang. menanggapi hal ini, Haryanto mengungkapkan “Jadi di proker DEMA itu hanya ada 3 kali FORKOM. Yang pertama, kemarin membahas SOP peminjaman aula dan tikar. Forkom kedua bahas bukber dan agenda bersih-bersih sekre UKM. Kalau forkom 3 mungkin nanti ya,” ujarnya. Ia juga menambahkan jika UKM ingin mengadakan forkom lagi silahkan hubungi pihak DEMA.

Haryanto juga menyatakan bahwa belum ada masukan dari Wakil Dekan FKIP bidang Kemahasiswaan dikarenakan masih baru (red: dilantik). “Kalau untuk sekarang, Wakil Dekan 3 (red: bidang kemahasiswaan) belum melihat DEMA. Masih baru juga kan semua WD 3 di UNS, jadi masih awam sama DEMA,” jelasnya.

 

Ika Yulianti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *