Dari Tugas Kuliah Menjadi Buku Berkisah Inspiratif

J.S. Khairen adalah nama pena dari Jombang Santani Khairen. Ia merupakan seorang mahasiswa jebolan FEB UI. Kiprah menulisnya dimulai dengan buku nonfiksi serial “30 Paspor”. Saat ini, ia sedang gencar melakukan promo buku fiksi pertamanya berjudul “Kami (Bukan) Sarjana Kertas” di berbagai toko buku seluruh Indonesia. Tidak hanya aktif menulis, ia juga aktif menggunakan laman Instagram yang beralamat di www.instagram.com/js_khairen untuk mengunggah garapan puisi singkat dari mesin ketik kesayangannya.

Buku ini terbit berkat hasil wawancara penulis dan tugas presentasi sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia di “Kelas 30 Paspor” yang diampu oleh Prof. Rhenald Kasali. Mata kuliah ini unik karena sang dosen memberi tugas akhir yang tidak biasa. Mahasiswanya diminta berkelana di seluruh penjuru dunia agar mereka mulai memanfaatkan paspor yang telah dibuat sehingga mampu mengalahkan track record seorang TKI yang bolak-balik mengurusi urusan domestik-luar negeri dengan uang sendiri, sendiri tanpa ditemani, menyusun jadwal kegiatan sendiri, dan segala ketrampilan entrepreneurial leadership lainnya dalam rangka memunculkan jiwa-jiwa dengan self driving, pribadi mandiri yang menentukan jalan hidupnya sendiri, yang kuat.

Buku ini semacam panduan travelling yang berbeda. Bukan mengulik dari segi objek wisata apa yang harus dikunjungi tetapi lebih kompleks dari itu. Terdiri dari 31 mahasiswa dengan cerita menginspirasi di berbagai negara seperti UK, Spanyol, Hong Kong, Jepang, Korea, dll. Buku ini mengisahkan perjalan mereka akan bagaimana akhirnya meyakinkan kedua orang tua, mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, mencari kekurangan dana untuk berpergian, dan mendapatkan kenalan warga lokal untuk mampu bertahan hidup. Cerita di buku seri ke-3 ini berbeda dengan sebelumnya. Hal ini dilatarbelakangi oleh inovasi tantangan yang diberikan Pak Rhenald. Mahasiswa tidak hanya diminta riset pasar dan membandingkan dengan kondisi Indonesia tetapi juga sekaligus menjadi duta Indonesia dengan cara membantu, bekerja pada bisnis lokal, atau terlibat dalam kegiatan sosial secara sukarela. Cerita dalam buku ini sangat bervariasi mulai dari yang membahagiakan, mengharukan, hingga menggelikan.

Buku ini cocok dibaca bagi mereka yang masih ragu untuk mewujudkan mimpinya dan yang butuh penguat di jalan juangnya yang terasa berat. Inspirasi yang diberikan oleh penulis bukan melalui kutipan-kutipan indah layaknya buku motivasi pada umumnya akan tetapi kisah nyata yang dialami manusia.

 

Fatiha Najma Yustisia

Pendidikan Bahasa Inggris 

Universitas Sebelas Maret

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *