Dana UKM Fakultas Minim

lpmmotivasi.com-Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tingkat fakultas belum siap menuju internasionalisasi kegiatan, karena terbentur masalah pendanaan. Selama ini pendanaan untuk UKM fakultas lebih sedikit dibandingkan dengan UKM di tingkat universitas. “Kalau kita melihat sekarang kan memang lebih banyak dana yang mengalir ke UKM yang di universitas daripada UKM yang di fakultas.” ujar Muhammad Ainul Huda selaku ketua umum UKM pecinta alam (Mapala) FKIP, Brahmahardika. (16/3)

Huda mengaku akan berani mengadakan kegiatan internasional jika dana yang diberikan universitas cukup. Namun sayangnya universitas lebih memilih mendanai kegiatan yang berorientasi internasional. Hal ini dibenarkan oleh Gama Prabowo yang merupakan ketua umum Garba Wirabuwana bahwa universitas lebih memprioritaskan dana untuk kegiatan-kegiatan internasional, sedangkan dana untuk kegiatan internal tidak didanai oleh universitas. (16/3)

Perbandingan antara dana yang diterima untuk mengadakan kegiatan nasional, Brahmahardika mendapatkan 10 sampai 15 juta rupiah, sedangkan Garba Wirabuwana bisa mendapatkan dana hingga 40 juta rupiah. “Nah dalam artian ketika memploting dana itupun disamaratakan bukan dilebih besarkan untuk yang universitas.” ujar Huda.

Hal yang sama juga terjadi antara Voca Erudita dan Vox Magistra. UKM Voca Erudita bisa didanai lebih dari 100 juta untuk kegiatan internasional. “Kalau biasanya kan yang event internasional itu biasanya 150 juta.” ujar Wahyu Yulianto, ketua paduan suara UNS Voca Erudita.

Setyo Dwi Utomo, ketua paduan suara FKIP UNS Vox Magistra merasakan hal berbeda.  “Ketika mereka (Voca Erudita) dikasih dana melimpah dan ketika UKM Voxma hanya bisa mengikuti yang nasional, kan beda gitu ya, itu kan terdapat istilahnya itu kecemburuan.” ujarnya. (10/3)

Hasan Widodo

Faridatul Mardhiyyah

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *