BNI: Mahasiswa Kurang Mencari Informasi

lpmmotivasi.com- Bank Negara Indonesia (BNI) merupakan bank mitra yang bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam melayani berbagai pembayaran, termasuk pembayaran Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mekanisme pembayaran KKN dapat dilakukan dengan transfer langsung atau datang ke teller bank yang nantinya akan masuk ke tabungan mahasiswa. “BNI sebagai bank mitra yang ditunjuk untuk menerima pembayarannya, terkait dengan pembayaran KKN nya murni internal UNS tapi yang di BNI ini kan adik-adik buat nabung,” ujar Ita Jaya Puspita selaku Kepala KCP BNI UNS.

Sebelumnya, pembayaran KKN UNS dibuka sejak mahasiswa membuka rekening yaitu terhitung sekitar tanggal 26 Maret 2019 sampai dengan akhir Mei. Akan tetapi, jadwal akhir pembayaran KKN UNS dimajukan menjadi tanggal 5 Mei 2019. Ita memaparkan bahwa sampai sekarang pihak BNI masih melayani pembayaran KKN UNS dari mahasiswa. Perubahan jadwal tersebut disebabkan oleh beberapa hal, seperti persiapan sebelum lebaran, keterbatasan waktu, dan sebagainya.

“Sampai sekarang juga masih dibuka. Mungkin kan di awal kan prepare sebelum lebaran, setahu saya setelah lebaran ya. Mungkin ya karena keterbatasan waktu dan sebagainya. Kalo kita sih segitu banyak tak kira pertimbangannya juga karena ini apa namanya eee… biar cepet, apa ya kalo ada masalah-masalah kan segera ke sini. Tapi walaupun telat atau apa kita juga nggak harus tanggal sekian tanggal sekian,” jelasnya.

Menurut pihaknya, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM ) unit pengelola KKN tetap menjaga komunikasi secara baik dengan pihak BNI. Informasi apapun langsung diberitahukan kepada pihak BNI, seperti pergantian tanggal pembayaran, dan lainnya.

Pihak BNI mengungkapkan bahwa kendala yang terjadi ada di mahasiswa, karena pengetahuan yang ditangkap mahasiswa berbeda. Hal ini dikarenakan kurang membaca dan mencari tahu sehingga banyak mahasiswa yang salah dalam melakukan pembayaran KKN. Namun, menurut Ita, tidak ada masalah terkait dengan pembayaran KKN UNS. Ita juga mengungkapkan bahwa pembayaran yang dilakukan oleh mahasiswa adalah untuk biaya hidup selama menjalani program KKN. “Tidak ada masalah. Setahu saya, sebelum berangkat itukan living cost bukan biaya eee… itu saya nggak tau ya pokoknya yang ditabung itu menurut saya biaya hidup adik-adik di sana. Nanti selebihnya tanya ke sana saja (re: LPPM),” tukas Ita.

 

 

Lulun Safira

Rida Yure

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *