Biaya Legalisir Tidak Jelas

lpmmotivasi.com- Alumni  mempertanyakan kejelasan biaya legalisir, pasalnya biaya legalisir sendiri tidak jelas dan berbeda-beda. Citra seorang alumni Pendidikan Teknik Bangunan (PTB) lulusan 2016 mengatakan bahwa dirinya dikenakan biaya Rp 15.000,00 tetapi temannya dikenakan Rp 60.000,00. Senada dengan Citra, Dini yang juga alumni lulusan 2016 PTB mengatakan bahwa terjadi ketidaksesuaian biaya pembayaran legalisir yang seharusnya dikeluarkan. “Legalisir transkip 10 lembar dan ijazah 10 lembar, tapi  bayar Rp 60.000,00., ada juga  yang sampai 100 lebih.” Jelasnya, Kamis (8/2).  Dini juga menambahkan bahwa, pada bulan Desember lalu, ada yang dikenakan biaya sampai Rp 3.000,00 per lembar.

Sumadi, selaku staf bagian Kemahasiswaan dan Alumni mengatakan biaya yang sudah ditetapkan sebesar Rp 1.000 per lembar dengan maksimal 15 lembar, tidak ada biaya tambahan diluar biaya yang tertera di kuitansi. “Yang angkatan 90’ ke sana (sebelum 90’) itu Rp 2000,00. Yang 90’ ke sini (sesudah 90’) Rp 1000,00.” Katanya, Kamis (8/2). Lisa Prantini, SH selaku Kepala sub bagian Kemahasiswaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menuturkan bahwa tidak ada biaya lain diluar kuitansi, menurut Lisa perbedaan biaya tersebut karena kebijakan pimpinan. “Lha itu pimpinan. Itu kebijakan pimpinan dulu, sekarang tinggal nurut aja, kalau secara logika, yang sebelum 90 sudah pegawai, bekerja sudah bisa cari uang “ Jelasnya, Kamis (8/2)

Menanggapi perbedaan biaya legalisir, Hanifah lulusan Pendidikan Akuntansi 2016 mengaku mendengar dari teman-teman sekelasnya kalau biaya legalisir akan digratiskan. “Cuman kemarin ada isu bahwa legalisirnya mau gratis. Tapi sampai sekarang belum.” Ujarnya, Senin (13/2)

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dekan selaku pemangku kebijakan terkait landasan besaran biaya legalisir belum bisa dimintai keterangan.

 

Triana Febri

Firdaus Al Hakim

 

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *