Aliansi BEM UNS Lakukan Aksi Refleksi Hari Kemerdekaan

lpmmotivasi.com – Puluhan Mahasiswa yang mengaku tergabung dalam aliansi BEM UNS melakukan aksi Demonstrasi di depan Kampus UNS Kentingan (17/8). Demonstrasi yang dilakukan merupakan refleksi atas 71 tahun kemerdekaan Indonesia dan 2 Tahun Pemerintahan Jokowi.

Farhan Ramadhan selaku koordinator aksi menekankan aksi siang ini adalah reaksi atas kebijakan Jokowi dalam 2 tahun terakhir. Jokowi yang dua kali melakukan Reshuffle  kabinet menterinya dinilai Main-main dalam mengambil keputusan pengangkatan Menteri. “Kami Beranggapan 2 tahun ini Indonesia dijadikan ajang kebijakan Main-main. Bagaimana bisa menteri hanya dilantik dan bekerja dalam kurung waktu 20 Hari. Kami beranggapan Indonesia sedang krisis kepemimpinan. Harusnya Indonesia sudah berhasil atau merasakan nikmat Sumberdaya Mineral yang dimiliki” Tegas Farhan saat ditemui ditengah aksi Demontrasi. Selebaran Press Realese yang disebarkan oleh salah seorang demonstran memuat bahasan tentang reshuffle kabinet baru-baru ini yang mengangkat kasus Menteri ESDM, Archandra Tahar. Kasus pencopotan Archandra Tahar merupakan dampak dari keterangan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi tentang kepemilikan Paspor Amerika Serikat oleh Menteri ESDM yang baru dilantik.

Dari pantauan awak media LPM Motivasi, Aksi kali ini dinilai lebih sepi dibandingkan dengan aksi sebelumnya yang juga bertepatan dengan Peringatan Hari Nasional. Pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2016 silam, BEM UNS mengadakan aksi demonstrasi terkait isu pendidikan dan pengurangan kuota Beasiswa. Aksi 2 Mei kemarin dinilai kurang mendapat antusiasme dari BEM fakultas. Hal tersebut dapat diketahui dari ketidakhadirannya BEM dari Fakultas Seni Rupa dan Desain, Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Budaya. Baca : Manfaatkan Momentum Hardiknas BEM UNS Tuntut KEMENRISTEK

Aksi kali ini hanya diikuti oleh puluhan Mahasiswa yang mengaku sebagai Aliansi BEM UNS. Aksi yang berlangsung dari jam 11 hingga jam 2 siang ini diisi dengan orasi, nyanyian-nyanyian dan aksi teatrikal.

“Aksi kali ini kurang seru. Dulu pas Demo UKT rame banget. kok sekarang makin sepi. Apalagi tidak ada atribut-atribut BEM lain kaya pas Hardiknas kemaren,” kata Persada, mahasiswa UNS yang sedang berada dilokasi (17/5).
IMG_0020Namun walaupun sepi massa, aksi yang dilakukan di tengah jalan raya Ir Sutami tetap dinilai mengganggu arus lalu lintas. Sejumlah pengendara sepeda motor, mobil dan Angkutan umum terpaksa menghindari demonstran yang berada ditengah jalan dengan memasuki lingkungan teras gerbang kampus UNS Kentingan. “Ya kalau aksi jangan ditengah jalan utama seperti itu. Kalau mobil yang terpaksa ganti arus dan mengenai pengguna jalan kan malah jadi bencana,” jelas Budi Setiawan yang sedang berjalan menyebrang jalan Ir. Sutami menuju kampus UNS Kentingan._Bukhori

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *