Beasiswa Semar Tak Ada Kabar

LPMMOTIVASI.COM- Beasiswa Semar yang menjadi harapan bagi sekitar 600 mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) hingga saat ini masih belum ada kabar dan kejelasan dari pihak terkait.

Beasiswa Semar atau Beasiswa Ikatan Alumni Universitas Sebelas Maret (IKA UNS) merupakan beasiswa dari Yayasan IKA UNS untuk membantu atau memberikan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada mahasiswa UNS. Terdapat ketentuan dalam beasiswa tersebut, yaitu mahasiswa yang tidak lolos bidikmisi tetapi layak mendapatkan bantuan serta mahasiswa yang tidak dapat membayar UKT dan terancam berhenti kuliah apabila tidak mendapatkan bantuan. Pada awal 2019, pihak Biro Kemahasiswaan dan Alumni (MAWA) mengeluarkan pengumuman penerima beasiswa IKA UNS, padahal sebelumnya tidak ada sosialisasi pendaftaran dan mekanisme pemilihan. Maka dari itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menawarkan kerja sama untuk mekanisme pendaftaran beasiswa IKA UNS untuk semester genap tahun 2020 dan tawaran tersebut disetujui oleh pihak IKA UNS. BEM UNS melaksanakan proses pendaftaran beasiswa semar pada tanggal 23-30 November 2019 dengan total pendaftar sebanyak 661 mahasiswa, lalu melaksanakan seleksi administratif dan wawancara kepada 402 pendaftar pada tanggal 25 November hingga 7 Desember 2019.

Muhammad Arifin selaku presiden BEM UNS menjelaskan bahwa beasiswa semar merupakan inisiasi dari BEM UNS yang sudah disetujui oleh IKA UNS sebagai donatur. “Sebetulnya beasiswa ini adalah beasiswa atas inisiasi BEM UNS yang mengajak pihak alumni menjadi donaturnya, tetapi kendalanya ada di kampus. Ada kebijakan beasiswa baru yang sudah dikeluarkan kampus. Jadi, kemungkinan besar beasiswa ini di-cancel atau diulangi lagi,” ujar Arifin melalui aplikasi WhatsApp (28/06).

Muhammad Zaki Zamani selaku Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM FKIP) menerangkan bahwa beasiswa semar ini masih terhambat sampai sekarang karena birokrasi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (WR 3). “Terkait beasiswa semar sendiri, saya tahu dari kawan-kawan BEM UNS dulu menawarkan bantuan kerja sama dalam prosesnya. Hal tersebut berawal dari kejadian langsung munculnya nama-nama penerima beasiswa dari IKA UNS tanpa adanya informasi pendaftaran beasiswa tersebut. Dari hasil seleksi yang dibantu kawan-kawan BEM UNS, ternyata sampai sekarang masih terhambat karena birokrasi WR 3,” Ia juga menambahkan bahwa sebagai donatur, IKA UNS telah menyetujui. Akan tetapi, beasiswa ini belum dapat dicairkan karena belum mendapatkan persetujuan dari pimpinan universitas. “Meskipun IKA UNS sudah menyetujui, tetapi belum dapat persetujuan dari pimpinan univ, dana belum bisa dicairkan. Padahal jika melihat peruntukannya, beasiswa IKA ditujukan untuk kawan-kawan mahasiswa yang kesulitan tidak sanggup melanjutkkan kuliah karena faktor ekonomi. Hal tersebut tentunya sangat urgeng karena nama-nama hasil seleksi merupakan kawan-kawan yang segera membutuhkan bantuan tersebut untuk melanjutkan studinya,” terang Zaki melalui WhatsApp.

Rohman Agus Pratomo selaku Kepala Biro MAWA mengatakan bahwa belum memperoleh info resmi mengenai beasiswa tersebut. “Untuk beasiswa semar, kami belum memperoleh info resminya,” ungkapnya melalui Whatsapp (14/07).

WR 3, Kuncoro Diharjo menjelaskan bahwa IKA UNS memberikan dana untuk membantu para mahasiswa yang kesulitan ekonomi dan sebagian dana diwakafkan. “Yang terjadi sebenarnya adalah IKA UNS memberikan dana ke UNS sebesar 500 juta, dengan rincian amanah 100 juta untuk wakaf dan 400 juta untuk membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi. Jika ada mahasiswa yang belum terfasilitasi dengan KIP dan relaksasi UNS, kami bisa memfasilitasi dengan bantuan IKA ini,” terang Kuncoro saat dihubungi melalui WhatsApp.

Ketidakjelasan beasiswa semar ini sangat merugikan para mahasiswa yang sudah mendaftar. Hilda Putri Muludiyah selaku pendaftar beasiswa ini memiliki harapan supaya pihak kampus segera menyetujui agar cepat cair. “Semoga pihak kampus segera memberi izin tentang siapa-siapa saja yang berhak menerima beasiswa. Jadi tidak perlu menunggu waktu yang lebih lama lagi, kan mungkin banyak mahasiswa pendaftar yang menaruh harapan besar ke beasiswa semar,” ujar Hilda.

 

Selvia_
Aulia_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *