PKKMB Daring Jadi Alternatif UNS di Tengah Pandemik

LPMMOTIVASI.COM- Penyebaran virus Covid-19 yang kian meluas cukup menghambat keberlangsungan banyak sektor kehidupan, salah satunya adalah sektor pendidikan. Tanpa kita sadari, tahun ajaran baru semakin dekat dan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang telah disiapkan sejak jauh-jauh hari pun harus dilaksanakan secara dalam jaringan (daring) mengikuti kebijakan rektor dan pemerintah yang berlaku. Ketua panitia PKKMB Universitas Sebelas Maret (UNS) 2020, Raditia Yoke Pratama menuturkan, jika kepanitiaan sudah dibentuk sebelum wabah covid menyebar, sehingga sistemnya masih menganut kepanitiaan sebelumnya, yaitu secara luar jaringan (luring). Setelah keputusan rektor mengenai PKKMB secara daring turun, panitia pun mengaku sedikit kewalahan dalam merombak konsep dan jobdesk panitia dari luring ke daring. Kendati demikian, pihak panitia akan tetap mengusahakan metode PPKMB daring yang paling efektif agar mahasiswa baru (maba) tetap mendapatkan kesan pertamanya terhadap kampus. Selain itu, penanaman nilai-nilai tertentu kepada para maba dalam masa peralihan dari masa SMA ke masa perkuliahan juga tetap akan diperhatikan.

Hal ini juga diungkapkan oleh Menteri Koordinator Kemahasiswaan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS 2020, Mohamad Darril Hermawan bahwa perombakan panitia masih menjadi masalah karena banyak divisi yang pada akhirnya tidak dipakai akibat dari pelaksanaan kegiatan PKKMB daring ini (6/7). “Kendala yang dihadapi sejauh ini yang pertama, terkait koordinasi antara panitia universitas dengan pihak rektorat. Ini menjadi sedikit kendala karena ada perubahan yang cukup besar dalam kepanitiaan. Kedua, kepanitiaan itu sendiri, karena kita sudah terbentuk, tapi pada akhirnya kita harus merombak besar-besaran karena banyak divisi yang akhirnya nggak kepakai kalau online kayak gini,” ungkap Darril.

Kepala Biro Kemahasiswaan UNS, Rohman Agus Pratomo menuturkan, bahwa kemungkinan pembahasan mengenai detail teknis pelaksanaan PKKMB secara daring oleh pihak rektorat baru akan dimulai minggu depan (7/7). Pembahasan ini meliputi gambaran keseluruhan acara, platform yang akan digunakan, dan lain-lain. Per 6 Juli 2020, diskusi masih berputar mengenai materi yang akan diberikan kepada maba yang kemungkinan besar akan disampaikan melalui web-seminar. Platform yang akan digunakan pun cenderung pada aplikasi-aplikasi yang mendukung fitur tatap muka dan live streaming, seperti Youtube, Zoom, dan Webex. Di sisi lain, Presiden BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 2020, Muhammad Zaki Zamani mengatakan bahwa kemungkinan besar PKKMB tingkat FKIP akan dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi Zoom (2/7). Begitu pula ungkap Alberth Ridwan Dharmawan, selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah FKIP UNS ‘Ganesha’. “Bahwa dari HMP Ganesha sendiri masih menunggu komando dari Fakultas dan BEM Fakultas mengenai bagaimana sistematika acara dan kegiatan yang mereka buat dan nanti kita mengikuti,” Dalam wawancara ini, Alberth Ridwan juga mengatakan bahwa kemungkinan untuk PKKMB Prodi Sejarah akan menggunakan platform Zoom dan Meet.

 

Disti_

Laili R_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *