Manis dan Pahitnya Kehidupan

Identitas Buku
Judul Buku    : Serendipity
Penulis           : Erisca Febriani
Penerbit         : Inari
Kota Terbit    : Depok
Tahun Terbit : 2016
Tebal Buku    : 424 halaman
ISBN               : 978-602-74322-9-1
Harga             : Rp 89.000

Serendipity merupakan novel karangan seorang penulis yang mengawali karirnya sebagai penulis cerita di Facebook dan mulai mengembangkan bakat menulisnya di Wattpad. Novel Serendipity ini adalah karya kedua yang ia tulis melalui Wattpad dan bisa dibukukan. Sebelumnya, Erisca menulis novel yang berjudul Dear Nathan yang sangat diminati dan banyak dicari oleh pembaca sehingga menjadi novel best seller.

Novel yang berjudul Serendipity ini mengisahkan sepasang kekasih yang telah menjalin hubungan selama kurang lebih tiga belas bulan. Sepasang kekasih itu bernama Arkan dan Rani. Suatu hari, Arkan mengajak Rani bertemu di Taman Vanda dan memutuskan Rani. Arkan memutuskan Rani dengan bukti-bukti bahwa Rani menjadi seorang lady escort yang kemungkinan menjadi simpanan oleh pria yang memiliki umur lebih matang. Rani mencoba menjelaskan kepada Arkan bahwa ia melakukan hal itu atas dasar paksaan dari ibunya agar mendapatkan uang untuk melunasi hutang setelah ayahnya meninggal. Namun, Arkan tidak mau mendengarkan penjelasan Rani dan berlalu begitu saja.

Gibran, seorang murid baru yang menjadi teman sebangku Rani dan mulai dekat untuk menjalin pertemanan. Sebelum mengenal Gibran, Rani memiliki sahabat yang bernama Jean. Tetapi, semenjak medengar kabar bahwa Rani menjadi lady escort  membuatnya sedikit menjaga jarak dengan Rani. Rani yang merasa Jean semakin menjauh darinya pun mulai mencoba berbicara dan menemuinya, tetapi Jean sepertinya menghindari Rani. Gosip-gosip tentang Rani mulai menyebar di penjuru sekolah. Hal ini ditambah dengan Arkan yang menyebarkan foto-foto Rani yang tengah dirangkul oleh lelaki paruh baya memasuki sebuah hotel. Rani menjadi bulan-bulanan teman-temannya sebagai bahan bully-an. Meskipun demikian, Gibran yang baru saja mengenal Rani tidak mau menjauhinya, padahal Rani sudah meminta Gibran untuk pergi dari sisinya. Gibran tetap kukuh untuk selalu berada di dekat Rani untuk menjaganya dari bully-an yang dilakukan oleh teman-temannya.

Rani memang telah bekerja sebagai lady escort hampir dua tahun, tetapi bukan berarti ia adalah simpanan lelaki paruh baya yang biasa membawanya ke sebuah hotel. Rani hanya menemani lelaki itu untuk berjudi, tidak lebih. Suatu ketika, Gibran tak sengaja membaca pesan dari lelaki paruh baya yang bernama Andre di gawai Rani. Gibran yang membaca pesan itu pun merasa terkejut dan mencoba membuktikannya sehingga pada malam harinya ia membuntuti Rani. Gibran menanyakan apa yang ia lihat dan Rani mengiyakan hal itu dan Gibran berjalan menjauh darinya.

Namun, ternyata Gibran tidak sejahat teman-temannya yang lain. Gibran rela menjual gitar-gitar kesayangannya untuk menebus Rani agar tidak menjadi lady escort Om Andre. Sebagai pengganti pekerjaan Rani yang menjadi lady escort, Gibran mengantarkan Rani ke sebuah restoran milik kerabat ibunya. Rani dapat bekerja di sana dan menghasilkan uang dengan cara yang halal. Gibran selalu berada di sisi Rani karena memang ia menyukai Rani.

Arkan yang kelihatannya sangat membenci Rani sebenarnya masih menyimpan perasaan kepada Rani. Alasan ia memutuskan Rani di Taman Vanda waktu itu karena Rani menjadi  lady escort seorang lelaki paruh baya memang benar. Tetapi, hal yang paling membuat Arkan membenci semua hal tentang Rani adalah ayah Arkan berselingkuh dengan ibu Rani sehingga menyebabkan ibu Arkan jatuh sakit karena memikirkan tingkah laku suaminya. Ibu Arkan tidak mau berpisah dengan suaminya walaupun ia tersakiti.

Rani tidak sengaja mendengar percakapan ibunya dan seorang wanita di telepon yang membicarakan tentang ibunya berselingkuh dengan seorang lelaki yang sudah beristri bernama Salim. Rani bergegas menemui Arkan yang berada di rumah sakit untuk menjaga ibunya dan meminta penjelasan. Arkan membenarkan bahwa alasannya meminta putus dari Rani karena ayahnya selingkuh dengan ibu Rani.

Video yang menunjukkan Rani menjadi  lady escort menyebar di sekolah. Hal ini menyebabkan Rani dikeluarkan dari sekolah. Gibran yang merasa tak terima sahabat sekaligus orang yang ia sukai dikeluarkan dari sekolah mencoba berbicara dan mengungkapkan fakta sebenarnya kepada teman-temannya. Teman-teman Rani terutama sang sahabat, Jean yang dulu selalu berada di dekat Rani merasa bersalah. Dikeluarkannya Rani dari sekolah juga membuat ibu Rani sadar dan memilih untuk memutuskan hubungannya dengan Salim.

Om Andre datang ke restoran tempaya Rani bekerja dan menyeretnya untuk kembali menjadi lady escortnya. Arkan yang memang sedang mengawasi Rani dari jauh mencoba menyelamatkan Rani sampai akhirnya Arkan tertusuk oleh pisau yang dibawa Om Andre. Gibran yang baru datang langsung membantu Rani untuk membawa Arkan ke rumah sakit. Ayah Arkan meminta maaf kepada Arkan dan ibunya terkait perselingkuhannya dengan ibunya Rani.

Arkan memiliki rencana untuk berdemo agar Rani dikembalikan ke sekolah bersama teman-temannya yang lain. Arkan mengundang beberapa wartawan untuk meliput demo yang diadakan di sekolah itu sehingga dapat membuat posisi sekolah terpojokkan sehingga Rani dapat kembali bersekolah di sana. Rani kembali menjalin kasih dengan Arkan memulai semua cerita dari awal.

Penyajian cerita dalam novel ini sangat detail dalam menjelaskan penderitaan yang dialami oleh tokoh utama sehingga pembaca dapat membayangkan dan hayut dalam alur cerita yang dibuat oleh penulis. Cerita yang ada dalam novel ini bisa dijadikan pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari karena di dalamnya memuat tentang bagaimana seseorang dapat menjalani kehidupan yang penuh dengan cobaan dan rintangan hidup. Latar yang digunakan oleh penulis sangat bervariasi sehingga pembaca tidak bosan. Kualitas kertas yang dipakai lumayan tebal dan bagus sehingga harga dan kualitas buku sesuai. Namun, novel ini memakai bahasa gaul dan modern seperti gue, lo, nyokap, bokap, dan seterusnya sehingga membuat novel ini hanya dapat dibaca oleh kalangan remaja. Selain itu, di dalam novel ini juga terdapat konflik yang lumayan berat sehingga ketika mengkategorikan novel ini ke dalam gente teenlit juga sedikit kurang tepat.

Serendipity berisi tentang kisah seseorang yang dapat menjalani hidupnya walaupun kehidupannya sangat berat. Novel ini dapat mendorong pembacanya untuk lebih bersyukur dan menjalani hidup tanpa harus banyak mengeluh. Novel ini cocok untuk dibaca oleh kalangan remaja karena terdapat kata-kata modern di dalamnya dan menceritakan tentang kehidupan anak SMA yang penuh dengan persahabatan dan percintaan.

 

 

Nur’aini_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *